Kisah 53 Petugas Evakuasi Hiu Paus dari Kanal PLTU Paiton, Berjuang 4 Hari Bawa Ikan ke Tengah Laut

Kisah 53 Petugas Evakuasi Hiu Paus dari Kanal PLTU Paiton, Berjuang 4 Hari Bawa Ikan ke Tengah Laut

Editor: Hari Susmayanti
ISTIMEWA
Proses evakuasi hiu paus dari kanal PLTU Paiton menggunakan perahu karet. 

Kisah 53 Petugas Evakuasi Hiu Paus dari Kanal PLTU Paiton, Berjuang 4 Hari Bawa Ikan ke Tengah Laut

TRIBUNJOGJA.COM - Kerja keras 53 personel gabungan dari TNI, Polri, Dandalan Banyuwangi, BPSPL Denpasar, BBKSDA Jatim, Kementrian Kelautan dan Perikanan, Kementrian LHK untuk mengevakuasi hiu paus yang terjebak di kanal PLTU Paiton akhirnya membuahkan hasil.

Tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi hiu paus yang terjebak selama empat hari ke tengah laut dalam kondisi selamat pada Kamis (19/9/2019) siang.

Proses evakuasi sendiri berlangsung selama empat hari karena hiu terus bermanuver dan memiliki berat 1 ton.

Dandim Probolinggo Letkol Imam Wibowo mengatakan, hiu berhasil diselamatkan pada pukul 13.00 WIB, setelah berhari-hari masuk intake kanal PLTU.

Imam mengatakan, hiu ditangkap dengan menggunakan jaring khusus yang dibuat dari jaring lembut dan cantrang.

Teror Pria Misterius di Purworejo, Warga Kroyo Diminta Aktifkan Kegiatan Ronda

Jaring yang dibuat selebar 4x6 meter.

"Awalnya kita giring, tapi gagal. Akhirnya kita pancing dengan makanan sambil dijaring. Saat menjaringnya, tim menggunakan dua perahu karet. Setelah itu hiu kita tarik dengan alutsista dan perahu karet sejauh 3 mil dan kita lepas. Hiu sehat dan kembali lepas ke tengah laut," jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung empat hari. Alasan Imam, pada hari pertama hingga ketiga, tim terkendala kanal yang arusnya deras.

Hiu meski dipancing pakai ikan sambil digiring, gerakannya lambat sehingga paus ta bisa dikeluarkan dari kanal.

"Kita melakukan evakuasi sangat hati-hati karena hiu ini termasuk hewan yang dilindungi. Saya barusan ditelpon dirjen Kementerian Kelautan Perikanan karena evakuasi hiu selamat. Biasanya, sebuah evakuasi hiu sudah mati," ujarnya.

Untuk mencegah hiu kembali masuk kanal, Dandim menyarankan agar dibuat pagar pembatas lebih panjang hingga menyentuh dasar laut.

Penjelasan BMKG Terkait Gempa Tektonik yang Mengguncang Hari Ini

GM PT PJB UP Paiton Mustafa Abdillah menegaskan, proses penambahan pagar terus berlangsung agar peristiwa serupa tak terulang.

"Kalau hiu sudah masuk ke kanal, sangat sulit keluar. Sebab di dalam kanal arusnya deras. Kanal utama ini digunakan 7 pembangkit sebagai pendingin pompa," ujarnya.

Menurutnya, kejadian hiu masuk ke kanal PLTU Paiton merupakan kali kedua.

Kejadian pertama pada 2015 lalu. Selama proses evakuasi, media tidak diijinkan mengambil gambar di lokasi. Keterangan maupun evakuasi hiu didapat saat rilis evakuasi.

Diberitakan sebelumnya, hiu paus terjebak di kanal PLTU Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Videonya beredar di medsos. Hingga Senin (16 /9/2019), hiu paus masih terjebak di kanal. Hiu paus itu berada di sana sejak Kamis (12/9/2019) lalu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hiu Paus yang Terjebak di Kanal PLTU Dievakuasi, Selamat, dan Sehat", .

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved