Jawa

Tak Hanya Bagikan Informasi, KIM di Kota Magelang Dibentuk untuk Promosikan Potensi Daerah

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kota Magelang dituntut dapat aktif dalam menyampaikan informasi dari masyarakat.

Tak Hanya Bagikan Informasi, KIM di Kota Magelang Dibentuk untuk Promosikan Potensi Daerah
istimewa
Pembinaan pembinaan dan pengembangan sumber daya komunikasi dan informasi kepada para anggota KIM Magelang Selatan di Kebun Bibit Senopati (KBS) Kota Magelang, Rabu (18/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kota Magelang dituntut dapat aktif dalam menyampaikan informasi dari masyarakat.

Kelompok ini bukan hanya jadi media informasi saja, tetapi juga untuk mengangkat potensi-potensi yang ada di daerahnya masing-masing, sehingga akan lebih dikenal masyarakat.

"KIM sebagai mitra dialog dengan pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik, sebagai sarana peningkatan pemberdayaan masyarakat di bidang informasi. Maka, peran KIM sangat penting untuk pembangunan daerah,” ujar Camat Magelang Selatan, Andri Rudianto, Rabu (18/9/2019) di sela pembinaan pembinaan dan pengembangan sumber daya komunikasi dan informasi kepada para anggota KIM Magelang Selatan. Pembinaan dilakukan di Kebun Bibit Senopati (KBS) Kota Magelang.

Meriahnya Grebek Pasar Isuzu Traga 2019 di Magelang

Andri mengatakan, KIM perlu didorong agar makin giat dalam menyampaikan informasi baik dari maupuk ke masyarakat.

Utamanya, informasi yang dapat mengangkat potensi daerah.

Potensi-potensi ini jika tidak diinformasikan akan sulit berkembang, sehingga peran KIM untu dapat mengangkat potensi daerah tersebut.

“Kita punya potensi, tapi kalau tidak diinformasikan ke masyarakat luas akan sulit berkembang. Anggota KIM ini yang memiliki peran menyebarluaskan informasi potensi tersebut, selain juga masyarakat secara umum,” katanya.

Warga Desa Krincing di Magelang Gunakan Tenaga Surya untuk Aliri Lahan Pertanian

Narasumber dari Bagian Humas Setda Kota Magelang, Anggit, mengatakan, media sosial dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi lokal seperti UMKM, perkebunan, craft atau kerajinan kepada masyarakat secara luas.

Promosi lewat media sosial ini dinilainya cukup efektif.

"Media sosial bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi lokal, seperti UMKM, perkebunan, craft, dan lainnya. Setidaknya kita harus memiliki akun media sosial baik Facebook, Instagram, Twitter, maupun Whatsapp. Saluran ini bisa kita manfaatkan untuk menginformasikan potensi yang ada ke masyarakat luas, sehingga dapat dikenal dan berkembang pesat ke depannya,” jelas Anggit.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved