Jawa

Ribuan Warga Magelang Kesulitan Air Bersih, BPBD Terus Lakukan Dropping

Kurang lebih sudah 515.000 liter atau 103 tangki air bersih yang telah disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Ribuan Warga Magelang Kesulitan Air Bersih, BPBD Terus Lakukan Dropping
Dok BPBD Kab Magelang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang rutin melakukan dropping air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan seperti Borobudur, Salaman, Tempuran dan Bandongan, Rabu (18/9/2019). Tampak warga mengantri air. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang terus melakukan dropping air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan pada musim kemarau di Kabupaten Magelang.

Kurang lebih sudah 515.000 liter atau 103 tangki air bersih yang telah disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

"Penanganan terhadap kekeringan terus berlanjut. Kami sudah menyalurkan air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan. Ada sebanyak 103 tangki atau 515ribu liter air bersih yang telah kami distribusikan," ujar Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Rabu (18/9/2019).

BPBD Kabupaten Magelang : Tanah Longsor dan Angin Kencang Mengintai di Musim Hujan

Lanjut Edy, ada sebanyak 1.666 KK dengan jumlah 5.171 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih di wilayah Kabupaten Magelang hingga akhir Agustus 2019.

Jumlah tersebut bisa berubah, tergantung dari permintaan dropping air bersih dari masyarakat.

"Kami melakukan dropping sesuai dengan permintaan dari warga yang membutuhkan air bersih. Sampai Agustus 2019, bantuan air bersih ini sudah mencakup empat kecamatan dan tujuh desa di Kabupaten Magelang," katanya.

Dikatakan Edy, hingga September 2019 ini sendiri, permintaan dropping air bersih berasal dari empat kecamatan yang terdampak kekeringan yakni Kecamatan Borobudur, Salaman, Tempuran dan Bandongan.

Untuk Kecamatan Borobudur dari Desa Giritengah, Kembanglimus, dan Wringinputih.

Kecamatan Tempuran di Desa Sumberarum. Kecamatan Salaman di dua desa yakni Margoyoso dan Ngargoretno dan terakhir di Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved