Sport

Tim Putra Indonesia Taklukkan UEA di SSP 24th ITTF Asian Table Tennis Championship 2019

Tim Putra Indonesia sukses meraih kemenangan atas Uni Emirat Arab (UEA) pada babak penyisihan kejuaraan tenis meja SSP 24th ITTF Asian Table Tennis C

Tim Putra Indonesia Taklukkan UEA di SSP 24th ITTF Asian Table Tennis Championship 2019
Istimewa
Aksi atlet tim putra Indonesia, Rafanael Nikola Niman, saat menghadapi UEA di SSP 24th ITTF Asian Table Tennis Championship 2019, di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Senin (16/9/2019) siang 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim Putra Indonesia sukses meraih kemenangan atas Uni Emirat Arab (UEA) pada babak penyisihan kejuaraan tenis meja  SSP 24th ITTF Asian Table Tennis Championship 2019 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Senin (16/9/2019) siang. 

Dalam laga tersebut, Indonesia yang diperkuat Arfan Seina Pramudya, Hafidh Nuur Annafi, Syahrizal Naufal Akbar Mamonto, Rafanael Nikola Niman dan Fikri Faqih Nabilah, bersusah payah meladeni perlawanan sengit UEA, hingga akhirnya menang 3-2.

Indonesia Takluk di Partai Pembuka SSP 24th ITTF Asian Table Tennis Championship 2019

Dijumpai usai pertandingan, Manajer Timnas Tenis Meja Indonesia, Wong Kien Wa pun mengaku bangga dengan performa pemainnya.

Ya, meski menurunkan deretan talenta belia, mereka dianggap sanggup mengimbangi kemampuan teknik lawannya. 

"Kita memang sengaja menurunkan pemain-pemain muda ya, untuk regenerasi. Tapi, ternyata mereka bisa meraih hasil bagus, menang lawan UEA. Padahal, yang kita hadapi tadi semua pemain senior," katanya.

Dengan langkah ini, ia berharap, dalam dua tahun ke depan, atlet-atletnya yang kini masih berusia belasan tahun, bisa menggantikan posisi para seniornya di tim nasional.

Ia pun menjelaskan, mereka sudah cukup pengalaman berlaga di level internasional.

"Mereka ini rata-rata masih 15an tahun. Kalau untuk pertandingan internasional di kelas senior, memang ini baru pertama. Tapi, kalau di level junior, mereka sudah sering. Salah satunya Rafanael, dia baru pulang dari Jepang itu," ungkapnya.

Kejuaraan Tenis Meja Asia 2019 Bakal Digelar di Yogyakarta

"Secara teknik sebenarnya tidak jauh berbeda. Kita kirim mereka ke turnemen senior agar menambah jam terbang, sehingga mental atlet-atlet muda ini semakin terasah di sini," tambah Wong.

Lebih lanjut dengan kemenangan atas UEA tersebut, Indonesia kini menempati peringkat ke-19.

Pada partai berikutnya, Indonesia bakal menghadapi pemenang laga Kazakhstan versus Lebanon.

Ia pun mematok target, Indonesia bisa finish di posisi ke-15.

"Kemarin agak meleset sedikit, waktu ketemu Bahrain. Setelah ini, ketemu Kazakhstan, atau Lebanon ya. Kita sama-sama bersaing di sini. Harapannya, anak-anak mampu melewati mereka nanti ya, sekaligus untuk memperbaiki peringkat," tandasnya.

Sekadar informasi, turnamen tenis meja antar negara-negara di kawasan Asia ini diikuti lebih dari 200 atlet terbaik, dari 36 negara. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved