Advertorial

Pemkab Bantul Gelar Pasar Kaget Bawang Merah Agar Petani Tak Rugi

Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar pasar kaget komoditas bawang merah, Senin (16/9/2019) pagi di dua titik.

Pemkab Bantul Gelar Pasar Kaget Bawang Merah Agar Petani Tak Rugi
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Pasar kaget bawang merah digelar di Lapangan Paseban depan kompleks Kantor Bupati Bantul, Senin (16/9/2019) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar pasar kaget komoditas bawang merah, Senin (16/9/2019) pagi di dua titik.

Lokasi pertama di Lapangan Paseban, tepat di depan kompleks Kantor Bupati Bantul.

Lokasi kedua berada di kompleks pemda II Manding.

Tampak para ASN di lingkungan Pemkab Bantul berkerumun di lapak dadakan untuk membeli bawang merah.

Selain para ASN, masyarakat umum juga turut melarisi bawang merah hasil panen petani tersebut.

Bupati Bantul Suharsono mengatakan, pasar kaget ini digelar agar petani tidak rugi saat harga bawang merah turun.

Dongkrak Harga, Pemkab Bantul Gelar Operasi Pasar Bawang Merah Dadakan

Stok bawang merah yang tersedia di pasar kaget ini merupakan hasil panen petani bawang merah di Kretek dan Sanden.

Ada sekitar lima ton lebih bawang merah yang tersedia yang terbagi di dua lokasi tersebut.

"Panen raya bawang merah ini, kita berusaha untuk membeli produk-produk petani tersebut. Warga masyarakat juga diberi kesempatan membeli dari petani. Kami berharap harga pasar bawang merah terjaga, BEP (break even point) bisa didapatkan sehingga petani tidak mengalami kerugian saat panen raya," tuturnya.

Para ASN di lingkungan Pemkab Bantul pun diimbau untuk membeli hasil panen petani bawang merah ini.

Halaman
12
Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved