Jawa

Transportasi Publik Tertata, Kota Magelang Kembali Raih Wahana Tata Nugraha

Penghargaan ini didapat atas keberhasilan Kota Magelang dalam menata transportasi publik.

Transportasi Publik Tertata, Kota Magelang Kembali Raih Wahana Tata Nugraha
istimewa
Wali kota Magelang, Sigit Widyonindito, menerima penghargaan WTN yang diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi di Jakarta Convention Center, Minggu (15/9/2019). 

"Saat ini ada 11 titik ATCS ditambah dengan 14 titik CCTV, adanya zona selamat sekolah, pelajar pelopor, Abdiyasa Teladan yang membawa Kota Magelang pernah meraih juara harapan 1 tingkat nasional," katanya.

Kota Magelang juga sudah mempunyai database rambu yang berguna untuk pengontrol dan pengawasan rambu.

Lalu, Cek Kir Online yang masuk dalam TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 dan Public Safety Center yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

Dia pun berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat di dalamnya, baik kepada Polres Magelang Kota, terutama masyarakat Kota Magelang.

"Terima kasih atas sinergi yang baik terhadap masyarakat dan juga Kapolres Magelang Kota, sehingga Kota Magelang bisa meraih kembali penghargaan ini," ujarnya didampingi Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, Suryantoro mengatakan, ATCS terus ditambah dan dibangun, tujuannya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kota Magelang Raih Penghargaan Wahana Tata Nugraha

Hal lain yang berkaitan dengan transportasi publik juga terus ditambah.

Seperti Unit Pengujian Berkala ter-Akreditasi B dengan alat uji selalu terkalibrasi secara periodik setiap satu tahun sekali, Terminal Tipe C di Magersari, Magelang Selatan, dan 21 buah halte yang telah dilengkapi dengan rambu dan nama halte, papan informasi trayek.

Angkutan di Kota Magelang juga rata-rata beroperasi selama 12 jam.

Pengemudi angkot juga dilengkapi dengan seragam khusus pengemudi dan tanda pengenal masing-masing.

"Secara umum ketersediaan rambu lalu lintas di Kota Magelang telah memenuhi kebutuhan. Beberapa di antaranya yaitu rambu petunjuk, rambu peringatan, rambu perintah, dan rambu larangan. Ada paku jalan dan marka jalan yang bisa menyala ketika malam hari, bisa dijadikan pengendara untuk lebih berhati-hati dan lebih memahami kondisi di jalan raya," ujarnya. (*)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved