Kulon Progo

Kemenag Selenggarakan Pembinaan Bimbingan Keluarga Katolik di Kulon Progo

Kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi katekese persiapan perkawinan di setiap Paroki di Kulon Progo.

Kemenag Selenggarakan Pembinaan Bimbingan Keluarga Katolik di Kulon Progo
istimewa
Puluhan peserta pembinaan bimbingan keluarga Katolik dengan antusias menyimak pemaparan materi dari Kemenag dan dukcapil Kulon Progo, Minggu (15/9/2019). 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kemenag Kulon Progo berkerjasama dengan Dukcapil Kulon Progo dan Tim Pastoral Keluarga Paroki Rayon Kulon Progo, Minggu (15/9/2019) adakan kegiatan pembinaan Bimbingan Keluarga Katolik di Wisma Theresia Boro.

Mengambil tema "Membangun Keluarga Bahagia di Era Digital", sebanyak 50 peserta pembinaan dari enam Paroki se-rayon Kulon Progo dengan antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.

Ketua TPKP Rayon Kulon Progo, Ch Suparja menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi katekese persiapan perkawinan di setiap Paroki di Kulon Progo.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Kegiatan kali ini lebih bersifat edukatif. Jadi seluruh Perwakilan dari setiap Paroki yang memang dianggap berkompeten dalam persiapan perkawinan kita kumpulkan dan samakan persepsinya Terkait dengan aturan pernikahan," terangnya pada Tribunjogja.com.

Selain itu Penyelenggara Katolik Kemenag Kulon Progo, Yohanes Setianto, menyampaikan beberapa hal penting yang akan dibahas dalam pembinaan kali ini.

"Kita ingin memberi pemahaman lebih mendalam kepada masyarakat khsususnya warga Katolik di Kulon Progo, terkait dengan pengurusan segala dokumen di dukcapil," jelasnya.

Pemkab Kulon Progo Geber Program Cetak Sawah Baru, Tambah 40 Hektare Sawah di 3 Kecamatan

"Itu karena adanya beberapa perubahan di dukcapil dengan berkembangnya teknologi dan era digital yang saat ini berlangsung. Dulu pengurusan surat-surat memakan waktu lama, namun sekarang diberikan kemudahan. Jika pernikahan sudah sah tercatat di Dukcapil, nanti bisa langsung mendapatkan buku nikah, KTP dan KK baru," imbuhnya.

Selain itu, tambah Setianto, Ia ingin memastikan bahwa masyarakat sudah paham betul dengan perubahan yang Ada.

"Jadi tujuan utamanya memang edukasi dan menyamakan persepsi setiap masyarakat. Agar nantinya mereka dapat lebih mudah menjalani semua proses yang ada," jelasnya. (*)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved