Bantul

Yogyakarta Internasional Art Festival, Ajang Silaturahmi dan Tukar Budaya Seniman Dunia

Yogyakarta Internasional Art Festival III kembali diselenggarakan. Gelaran bertaraf Internasional itu mendatangkan 34 seniman dari 17 negara.

Yogyakarta Internasional Art Festival, Ajang Silaturahmi dan Tukar Budaya Seniman Dunia
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Seorang seniman sedang melukis dalam ajang Yogyakarta Internasional Art festival di Seribu Batu Desa Mangunan Kecamatan Dlingo, Bantul, Sabtu (14/9/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Yogyakarta Internasional Art Festival III kembali diselenggarakan. Gelaran bertaraf Internasional itu mendatangkan 34 seniman dari 17 negara.

Digelar di Yogyakarta selama lima hari, dari tanggal 10 -14 September 2019.

Hari terakhir, acara bertempat di objek wisata Seribu Batu, Desa Mangunan, Dlingo, Bantul. Sebelumnya, sempat digelar juga di omah Petroek dan Tebing Breksi, Kabupaten Sleman.

Penggagas acara, Hadi Soesanto mengatakan tujuan digelarnya Yogyakarta Internasional Art Festival sebagai ajang pertukaran budaya.

Dari festival ini, menurut Hadi, para seniman yang berasal dari berbagai negara bisa saling memperhatikan dan belajar.

Yogyakarta Internasional Art Festival 2019, 34 Seniman Berkarya di Wisata Seribu Batu Bantul

"Kita bisa melihat karya mereka seperti apa. Bagaimana prosesnya. Karena selama ini kita tahunya cuma Seniman Indonesia saja," kata dia, Sabtu (14/9/2019)

Selama ini, menurut Hadi, setiap kali ada pameran hanya mendatangkan lukisan dari para seniman saja.

Tidak pernah tahu bagaimana proses lukisan itu diciptakan.

Melalui Yogyakarta Internasional Art Festival, semua bisa melihat langsung.

Bagaimana masing-masing seniman membuahkan karya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved