Bantul

Bupati Suharsono: Semua Agama yang Diakui Negara, Wajib Kita Lindungi

Bupati Bantul Suharsono menyampaikan bahwa semua agama yang legalitasnya diakui oleh Pemerintah wajib dilindungi.

Bupati Suharsono: Semua Agama yang Diakui Negara, Wajib Kita Lindungi
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bupati Bantul Suharsono memberikan wayang kulit saat menghadiri pentas seni dan budaya lintas agama di Gereja Santo Yakobus Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Suharsono menyampaikan bahwa semua agama yang legalitasnya diakui oleh Pemerintah wajib dilindungi.

Semua warga antar sesama agama, sudah sepatutnya menjaga dan saling menghormati.

"Dari awal saya menjabat saya mengedepankan kebhinekaan. Jadi tidak usah kita melihat itu agama apapun. Karena itu semua saudara kita semuanya," kata Suharsono, saat menghadiri pagelaran seni dan budaya lintas agama yang diselenggarakan di Gereja Santo Yakobus Bantul, Sabtu (14/9/2019) malam.

Suharsono mengatakan dirinya akan menghadapi siapapun orang yang ingin mengganggu perihal agama.

Ia kemudian mencontohkan, apa yang terjadi di Kecamatan Pajangan pada awal tahun 2017 silam.

HUT ke-85, Gereja Santo Yakobus Bantul Selenggarakan Pagelaran Seni dan Budaya Lintas Agama

Ketika itu, Suharsono mengangkat pejabat seorang camat beragama non-muslim.

Tetapi langsung mendapatkan penolakan keras dari kelompok tertentu.

"Itu saya hadapi, karena dalam aturan tidak ada larangan," tuturnya.

Sesama agama, menurut dia sudah sepatutnya hidup rukun. Saling menjaga kebersamaan.

"Agama apapun yang diakui legalitasnya, kemudian diganggu dalam beribadah, saya yang paling depan akan menghadapi," tegas dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved