Gerombolan Siswa SMK asal Bogor Cegat Truk Hendak Wisata ke Borobudur, Sopir Lari Lapor Polisi

Sebanyak 71 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Bogor, Jawa Barat (Jabar), diamankan di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah

Gerombolan Siswa SMK asal Bogor Cegat Truk Hendak Wisata ke Borobudur, Sopir Lari Lapor Polisi
Kompas.com
Sebanyak 71 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Bogor, Jawa Barat (Jabar), diamankan di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (2/9/2019) 

Sebanyak 71 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Bogor, Jawa Barat (Jabar), diamankan di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (2/9/2019). Satu di antaranya adalah perempuan.

.
.

Sebanyak 71 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Bogor, Jawa Barat (Jabar), diamankan di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (2/9/2019)
Sebanyak 71 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Bogor, Jawa Barat (Jabar), diamankan di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (2/9/2019) (Kompas.com)

MEREKA digelandang setelah berusaha mengadang truk yang melintas di perempatan Buntu, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Kamis pagi.

Mereka memaksa sopir truk untuk memberi tumpangan.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, para siswa berangkat dari Bogor dan berencana mengunjungi Candi Borobudur di Magelang, Jateng untuk piknik, namun tanpa sepengetahuan pihak sekolah.

"Sekitar pukul 07.00 WIB kami mendapat informasi dari masyarakat ada sekelompok pelajar berusaha menumpang ke beberapa truk di persimpangan Buntu."

"Mereka berasal dari enam SMK berbeda kalau tidak salah," kata Bambang di Mapolres dikutip Tribunjogja.com dari kompas.

Menurut Bambang, para pelajar sempat bersitegang dengan salah satu sopir truk yang enggan memberikan tumpangan.

Sopir truk lantas melaporkan hal itu ke Polsek Kemranjen yang tidak jauh dari Perempatan Buntu.

"Sempat bersitegang, mereka (siswa) memaksa untuk ikut, tapi sopir truk tidak mau, sopir truk bersikeras tidak mengikuti (kemauan) mereka, tapi mereka tetap mendesak. Karena jumlahnya banyak, sopir truk lari-lari melapor ke polsek," ujar Bambang.

Halaman
1234
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved