BUMDes Banjarasri Siap Masuk Pasar Fashion Pasca Bootcamp Kedua Inkubasi Bisnis Kulon Progo

HEMOGLOBIN adalah merk kemeja pria produk BUMDes Banjarasri yang dikombinasi dari bahan katun Toyobo dan lurik tenun ATBM

BUMDes Banjarasri Siap Masuk Pasar Fashion Pasca Bootcamp Kedua Inkubasi Bisnis Kulon Progo
ist
BUMDes Banjarasri Siap Masuk Pasar Fashion Pasca-Bootcamp Kedua Inkubasi Bisnis Kulon Progo 

TRIBUNJOGJA.COM - BUMDes Banjarasri kali pertama memamerkan prodak terbarunya di bidang fashion. Kegiatan ini dilakukan bertepatan momen Gelar Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan BUMDes Terbaik oleh Pemerintah Daerah Kulon Progo pada hari Rabu, 11 September 2019 di Gedung Adikarto.

Berawal dari penggalian potensi desa di Bootcamp Inkubasi Bisnis 1 Kulon Progo yang terselenggara atas kerjasama BHMTC, OJK, TPAKD dan Pemerintah Daerah, lahirlah ide pemasaran dari lurik tenun ATBM yang banyak dihasilkan masyarakat Banjarasri. 

“HEMOGLOBIN adalah merk kemeja pria produk BUMDes Banjarasri yang dikombinasi dari bahan katun Toyobo dan lurik tenun ATBM” kata Direktur BUMDes Banjarasri Isfi saat ditemui disela-sela kerumunan pengunjung stand pameran. 

Isfi mengatakan dalam satu hari pertama launching HEMOGLOBIN sudah tercatat 11 pembeli dengan sistem Pre-order.

“Setelah digital marketing melalui sosial media sudah maksimal, kami yakin akan lebih banyak lagi pemesanan HEMOGLOBIN kepada kami,” tegas Isfi. 

Menurut Isfi, fashion merupakan dunia yang sangat langka dikerjakan oleh BUMDes bahkan bisa dikatakan tidak ada. Akan tetapi melalui Inkubasi Bisnis Kulon Progo, BUMDes Banjarasri berhasil merintis usaha ini sampai pada pendampingan sistem marketingnya. Disamping itu, sistem pengelolaan keuangan baik dari menyusun business plan sampai dengan perkiraan target bisnis moon shoot pun diajarkan dalam Inkubasi Bisnis ini. 

“Design-nya apik, paduan warna dasar katun dan luriknya juga serasi. Sayangnya tidak ada ukuran yang cocok untuk saya, mbok nanti saya dibuatkan ya mbak” ujar Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo saat asyik mencoba kemeja HEMOGLOBIN.

Pak Tedjo, sapaan akrabnya juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah sangat mensupport dengan geliat pembangunan ekonomi desa yang dilakukan oleh BUMDes sebagai wujud implementasi UU Desa.

Dengan semangat Bela Beli Kulon Progo, Beliau berharap perputaran uang masyarakat Kulon Progo tidak justru tercurah di luar daerah tetapi bisa berputar maksimal di daerah sendiri dengan mengembangkan usaha ekonomi lokal berbasis perdesaan. 

Isfi mengaku sangat tertantang dengan dunia fashion ini dan meyakini akan sukses menjajaki pasar fashion karena HEMOGLOBIN menawarkan sentuhan etnic yang dikemas dalam balutan design up to date sesuai dengan kebutuhan pasar.

Variasi harga juga meyesuaiakan target pasar sehingga berani bersaing dengan prodak yang lain. “Tim kami akan kerja keras demi membesarkan bisnis ini bersama masyarakat Banjarasri,” tegas Isfi. (adv)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved