Breaking News:

Bisnis

YDBA Kembangkan Sektor Unggulan Wilayah

Pada program sektor unggulan ini, YDBA melibatkan sekitar 30 UKM Bengkel yang melayani berbagai jasa perawatan mobil.

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM – Ketua Pembina Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang merupakan yayasan milik Astra, Gita Tiffany Boer melakukan kunjungan ke sektor unggulan bengkel di Yogyakarta.

Sektor unggulan merupakan program pengembangan UKM yang melibatkan komunitas UKM sejenis dengan tujuan mengubah sentra industri tradisional menjadi sentra industri modern yang sesuai dengan standar industri besar. 

Sektor Unggulan Bengkel Yogyakarta secara resmi mulai dijalankan sejak tahun 2017.

Pada program sektor unggulan ini, YDBA melibatkan sekitar 30 UKM Bengkel yang melayani berbagai jasa perawatan mobil.  

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Target pada sektor unggulan bengkel adalah mengimplementasikan standar pelayanan.

Pembinaan pun dirangkai mulai dari Pelatihan basic mentality, benchmark ke bengkel resmi Daihatsu, pelatihan dan pendampingan 5R, pelatihan Service Advisor, pelatihan serta pendampingan standar pelayanan bengkel.

Melalui pembentukan sektor unggulan ini, anggota komunitas sektor unggulan bengkel Yogyakarta berharap dapat menjadi bengkel mandiri, naik kelas dengan pelayanan yang terstandar.

Pada kesempatan ini, rombongan berkesempatan untuk mengunjungi dua bengkel yang telah mendapatkan program pelatihan dan pendampingan basic mentality dan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin).

Melalui pendampingan yang dilakukan, para UKM melakukan transformasi untuk menjadi lebih rapi dan meningkatkan produktivitas bengkelnya dengan mengubah penataan tempat usaha mereka sesuai dengan arahan instruktur YDBA.  

Manajemen Astra Motor Yogyakarta Turun Langsung Kunjungi Konsumen Loyal

Dalam kesempatan kunjungan kali ini, Ketua Pembina YDBA, Gita Tiffany Boer berharap agar keberadaan sektor unggulan bengkel dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat sekitarnya.

Sehingga, misi Astra untuk dapat sejahtera bersama bangsa dapat terwujud.

Ketua Pengurus YDBA, Hendri C Widjaja menyampaikan, kunjungan ini sekaligus untuk melihat sejauh mana efektivitas pembinaan yang dilakukan pada UKM binaan mereka.

Di Yogyakarta, dijelaskannya, ada empat bengkel yang mau menjadi perintis dan secara intensif pihaknya juga melakukan pembinaan serta standardisasi pelayanan serta perbaikan bengkel secara fisik.

Pelayanan dari sisi hospitality juga diutamakan pada tiap bengkel.

Dari ke empat bengkel itu kini jumlahnya berkembang menjadi 21 bengkel yang kemudian membantu bengkel lainnya menstandardisasi perogram serta pelayanan mereka.

Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim

Diharapkan setelah itu, akan berdiri koperasi agar bengkel dapat menyelesaikan permasalahan mereka.

“Program ini kami namakan sektor unggulan dan disesuaikan dengan keunggulan wilayah setempat untuk dikembangkan,” ujarnya melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

Untuk bergabung, UKM akan diberikan sejumlah syarat yang mesti dipenuhi.

YDBA lebih mengutamakan keinginan UKM untuk bisa berkembang, karena YDBA tidak menyertakan bantuan modal.

Pihaknya lebih fokus kepada pelatihan untuk lebih meningkatkan kemampuan UKM.

Selain bengkel, ada pula pengembangan di sektor lain seperti perikanan, pertanian, logam, dan lain sebagainya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved