Pendidikan

Sejumlah Kampus Lakukan Aksi Solidaritas Tolak RUU Pelemahan KPK

Para civitas UNY menolak tindakan pelemahan kedudukan KPK dalam fungsinya memberantas tindak pidana korupsi.

Sejumlah Kampus Lakukan Aksi Solidaritas Tolak RUU Pelemahan KPK
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa UGM pada Rabu (11/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah aksi solidaritas tolak RUU Pelemahan KPK terus digulirkan oleh berbagai pihak, tidak terkecuali civitas akademika kampus-kampus besar yang ada di Indonesia.

Di DIY sendiri, pada hari Rabu (11/9/2019) Dewan Mahasiswa Justicia FH UGM, Dewan Mahasiswa FISIPOL UGM serta BEM KM UGM melakukan aksi solidaritas di depan pintu masuk Grha Sabha Pramana UGM sekaligus menyambut Ketua KPK Agus Rahardjo yang sedang menjadi narasumber dalam Festival Konstitusi.

Koordinator Aksi, Reandy Summa Justitio mengungkapkan, aksi ini berangkat dari keresahan mahasiswa UGM secara khusus dan rakyat Indonesia secara umum terhadap revisi UU KPK yang dinilai problematika dan berimplikasi buruk terhadap penegakan tindak pidana korupsi, berkenaan dengan tugas, fungsi dan wewenang KPK.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Kami mengambil sikap, memohon kepada Presiden untuk menolak RUU KPK, mendesak DPR RI untuk menghentikan segala bentuk pelemahan KPK, menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan segenap organisasi masyarakat bersatu untuk menolak RUU KPK serta mengawal dan menjaga KOK dari segala bentuk pelemahan dalam penegakan korupsi," katanya.

Sementara itu, aksi serupa juga dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta pada Selasa (10/9/2019).

Dalam aksi tersebut, para civitas UNY menolak tindakan pelemahan kedudukan KPK dalam fungsinya memberantas tindak pidana korupsi.

Para civitas UNY juga menganalisis jika adanya RUU KPK merupakan reaksi balik dari para koruptor, teman-teman koruptor dan yang akan menjadi koruptor dikemudian hari.

Sementara itu, di Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, Forum Dekan Fakultas Hukum (FH) dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Se-Indonesia juga menolak RUU KPK dan menyatakan dukungan terhadap KPK, pada Selasa (10/9/2019).

Mahasiswa Dema Justicia FH UGM Gelar Aksi Beri Dukungan untuk KPK

Ketua Forum Dekan FH dan Ketua STIH PTM Se-Indonesia Trisno Raharjo menyampaikan terdapat tiga hal yang dirumuskan oleh forum tersebut.

Pertama menolak RUU KPK yang bertujuan melemahkan KPK.

Kedua, meminta kepada Presiden Jokowi untuk menindaklanjuti RUU inisiatif DPR tentang KPK dengan tidak mengeluarkan Surat Presiden untuk membahas RUU KPK.

Ketiga, meminta kepada seluruh elemen masyarakat, pimpinan lembaga negara dan perguruan tinggi untuk mendukung penguatan KPK dalam rangka pemberantasan korupsi.

“Presiden tentu sebagai pelaksana eksekutif melakukan kajian-kajian bersama berbagai perguruan tinggi, ini merupakan usulan yang forum kami berikan. Kemudian kami juga mengirimkan surat penolakan yang ditulis oleh 40 anggota forum kepada Presiden Jokowi. Terdiri dari 36 Fakultas Hukum yang berada di bawah PTM dan 4 dari STIH,” ungkapnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved