Presiden Jokowi : Lewat Prosedur Kelamaan, Saya Akan Paksa BUMN dan Swata Terima Lulusan dari Papua

Presiden Jokowi : Lewat Prosedur Kelamaan, Saya Akan Paksa BUMN dan Swata Terima Lulusan dari Papua

Presiden Jokowi : Lewat Prosedur Kelamaan, Saya Akan Paksa BUMN dan Swata Terima Lulusan dari Papua
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo bertemu dengan para tokoh dari Papua dan Papua Barat. Pertemuan dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Upaya pembangunan sumber daya manusia di Papua terus digalakan oleh pemerintah.

Selain melalui beberapa program yang sudah dijalankan di tanah Papua, Presiden Jokowi juga akan memaksa BUM dan perusahaan swasta untuk menerima warga Papua sebagai karyawan.

Langkah itu diambil oleh Jokowi agar anak-anak Papua yang sudah lulus kuliah bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menerima 61 tokoh Papua di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Jokowi awalnya menceritakan pengalamannya bertemu mahasiswa Papua di berbagai negara.

7 Poin Penting RUU KPK yang Ditolak Forum Dekan Fakultas Hukum 40 Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Menurut dia, mahasiswa-mahasiswa Papua sangat pintar.

"Saya di California ketemu 12 mahasiswa Papua yang menemui saya, bukan pintar-pintar, tapi sangat pintar-pintar. Di New Zealand ketemu juga lebih dari 10 mahasiswa Papua, pinter-pinter semua, (di) Australia juga," kata Jokowi.

Namun, Jokowi menyebut banyak mahasiswa Papua itu juga khawatir terkait nasibnya setelah kuliah di luar negeri.

Banyak yang khawatir tidak mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Banyak menanyakan, 'Pak, saya kalau udah lulus saya mau ke mana?' Ya kembali ke tanah Papua, 'terus saya kerja apa?' Pertanyaan-pertanyaan seperti itu memang tidak hanya anak-anak muda di Papua, tapi juga anak muda di Provinsi lain. Ini jadi pekerjaan besar kita," ujarnya.

Polisi Tangkap Aktor Intelektual Kerusuhan di Papua, Diamankan Saat Hendak ke Wamena

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved