Nasional

Buya Syafii Maarif Sebut Wewenang Komisi III DPR Saat Ini Sudah Terlalu Jauh

Menurutnya bukan hanya soal pimpinan KPK yang mereka tentukan, Undang-undang KPK pun juga mereka yang buat.

Buya Syafii Maarif Sebut Wewenang Komisi III DPR Saat Ini Sudah Terlalu Jauh
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii 

TRIBUNJOGJA.COM - Dewan Etik Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi RI dari Unsur Masyarakat, Ahmad Syafi'i Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafi'i Maarif mengatakan jika wewenang Komisi III DPR saat ini sudah terlalu jauh.

Menurutnya bukan hanya soal pimpinan KPK yang mereka tentukan, Undang-undang KPK pun juga mereka yang buat.

Padahal menurut Buya, DPR merupakan lembaga tinggi negara yang paling korup diantara yang lainnya.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Oleh karenanya, wewenangan dari DPR ini seharusnya dikurangi.

"Menurut saya wewenang Komisi III DPR terlalu jauh. Masak Ketua KPK juga mereka yg menentukan. UU KPK mereka juga yang buat. Kalau bisa dikurangi lah wewenang DPR. DPR itu lembaga tinggi negara yang paling korup," terangnya dalam Diskusi Panel Tantangan Menjaga Integritas dalam Penegakan Hukum dan Keadilan, Ruang 3.1.1 FH UGM, Selasa (10/9/2019).

Buya juga menyingung bahwa saat ini banyak pemimpin dunia yang tidak waras.

Abraham Samad Soroti Keberadaan Dewan Pengawas dalam KPK

Di Indonesia juga pemimpin yang menegakkan kultur kewarasan juga belum banyak.

Untuk KPK sendiri, Buya mengatakan jika KPK saat ini memerlukan calon pimpinan (capim) yang memiliki integritas.

Yang dimaksud dengan integritas ini sendiri yakni orang yang tidak pecah kongsi antara kata dan perbuatannya.

"Integritas yakni orang yang tidak berbeda antara kata dan perbuatan. Satu kata perbuatan dan perkataan itu tidak mudah. Makanya baca sastra, filsafat juga biar agak halus. Untuk melatih humanitas dan kemanusiaan. Jangan berebut dengan pasal-pasal saja," ungkapnya. (*)
 

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved