Gunungkidul

Bawaslu DIY Berikan Santunan pada 5 Panwaslu Gunungkidul

Santunan baru bisa diberikan saat ini karena pihaknya memprioritaskan kepada pengawas yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal.

Bawaslu DIY Berikan Santunan pada 5 Panwaslu Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Para pengawas yang menerima santunan dari Bawaslu DIY, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DIY berikan santunan kepada anggota pengawas kecamatan dan pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mengalami kecelakaan saat bertugas mengawasi Pemilihan Umum (Pemilu) yang digelar April lalu.

Ketua Bawaslu Provinsi DIY, Bagus Sarwono mengatakan ada lima pengawas kecamatan maupun pengawas TPS yang mengalami kecelakaan dengan luka sedang di Kabupaten Gunungkidul.

"Masing-masing pengawas yang mengalami luka sedang saat kecelakaan saat bertugas mendapatkan santunan sebesar Rp 8.250.000, ada kriteria pemberian santunan dari luka ringan sampai meninggal dunia. Tetapi di Gunungkidul tidak ada yang sampai meninggal dunia saat pemilu berlangsung," katanya pada Tribunjogja.com, setelah pemberian santunan di Kantor Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Selasa (10/9/2019).

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Ia mengatakan santunan baru bisa diberikan saat ini karena pihaknya memprioritaskan kepada pengawas yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal terlebih dahulu yang mendapatkan santunan.

"Kita prioritaskan yang meninggal santunan untuk pengawas yang meinggal kami berikan saat sebelum lebaran kemarin. Lalu ditambah lagi kami harus melengkapi dokumen-dokumen misalnya KTP, KK surat dari rumah sakit menginap berapa hari, lalu bukti bahwa dia adalah pengawas," jelasnya.

Persyaratan tersebut harus dipenuhi karena untuk mempertanggung jawabkan anggaran yang dikeluarkan untuk pemberian santunan.

"Jadi harus bisa dipertanggungjawabkan secara keuangan karena ini adalah uang negara, dan pemberian santunan kepada para pengawas yang mengalami keccelakaan hampir serantak dilakukan di DIY minggu lalu sudah diberikan di Kabupaten bantul," katanya.

Bawaslu Sleman Serahkan Santunan ke Petugas yang Mengalami Kecelakaan Kerja saat Pemilu 2019

Sementara itu satu diantara penerima santunan, Hernowo Among Susilo yang beralamatkan di Kecamatan Patuk mengatakan dirinya saat pemilu 2019 lalu menjadi Ketua Pengawas Kecamatan (panwascam) Kecamatan Patuk dan mengalami kecelakaan saat bertugas di sekitar Tahura.

"Dari keccelakaan tersebut saya luka di kepala gegar otak ringan dan harus menginap di Rumah Sakit selama 10 hari, Tidak hanya kepala tetapi juga tangan mengalami luka. Saat itu saya terburu-buru karena harus mengirim laporan ke Bawaslu Gunungkidul," ucapnya.

Dengan kecelakaan yang dirinya alami ia tidak mengaku kapok untuk menjadi seorang pengawas pemilu, karena menurutnya pekerjaan pengawas adalah bentuk dari mengabdi ke negara.

"Itu risiko pekerjaan jadi tidak kapok," pungkasnya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved