Sleman

Sekolah Air Hujan: Solusi Bagi Masyarakat Saat Kekeringan Melanda

Komunitas Banyu Bening (KBB) patut berbangga. Pasalnya, Sekolah Air Hujan yang mereka rintis resmi beroperasi pada Senin (09/09/2019) ini.

Sekolah Air Hujan: Solusi Bagi Masyarakat Saat Kekeringan Melanda
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Tampilan depan Sekolah Air Hujan di Dusun Tempursari, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komunitas Banyu Bening (KBB) patut berbangga. Pasalnya, Sekolah Air Hujan yang mereka rintis resmi beroperasi pada Senin (09/09/2019) ini.

Aksi tari-tarian hingga kehadiran Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun pun meramaikan acara peresmian tersebut.

Sekolah Air Hujan menempati bangunan sederhana, berbentuk joglo khas tradisional Jawa.

Sekolah ini persisnya berada di Dusun Tempursari, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

Wakil Bupati Sleman Resmikan Sekolah Air Hujan, Satu-satunya Sekolah Berkonsep Pemanfaatan Air Hujan

Ketua KBB Sri Wahyuningsih bahkan berani mengatakan konsep sekolah berbasis pemanfaatan air hujan ini baru pertama ada di Indonesia.

"Saat ini bisa dikatakan sebagai satu-satunya di Indonesia," kata wanita yang akrab disapa Yu Ning ini.

Meskipun demikian, Ningsih mengatakan Sekolah Air Hujan ini direncanakan akan direplikasi ke daerah-daerah lainnya. terutama yang sering dilanda kekeringan.

Fokus Sekolah Air Hujan, sesuai namanya bagaimana memanfaatkan dan melakukan konservasi terhadap air hujan. Kedua adalah mengkampanyekan menanam tanaman ke masyarakat.

Setiap Sabtu sore, anak-anak usia PAUD dan SD akan diajak memungut sampah plastik yang ada di sekitar mereka.

Warga Umbulharjo Keluhkan Debu dan Genangan Air di Proyek Saluran Air Hujan

Halaman
123
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved