Jawa

Duta Wisata Magelang Wajib Melek Teknologi untuk Promosikan Pariwisata Magelang

Mereka juga harus melek teknologi sehingga dapat mempromisikan pariwisata di Kabupaten Magelang dengan lebih baik ke depan.

Duta Wisata Magelang Wajib Melek Teknologi untuk Promosikan Pariwisata Magelang
istimewa
Duta Wisata (Duwis) Kabupaten Magelang mendapatkan pengarahan dari dewan juri dan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Senin (9/9/2019) di Komplek Setda Kabupaten Magelang.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Duta Wisata (Duwis) Kabupaten Magelang dituntut dapat melek soal pariwisata, seperti arah kebijakan kepariwisataan, aspek-aspek pengelolaan pariwisata, dan sikap-sikap yang baik di sektor pariwisata.

Mereka juga harus melek teknologi sehingga dapat mempromisikan pariwisata di Kabupaten Magelang dengan lebih baik ke depan.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, menuturkan, setelah melalui seleksi administrasi, para duta wisata Magelang akan digembleng dan dibekali dengan berbagai pengetahuan tentang pariwisata.

Intan Nur Isnaini Rahmawati, Duta Wisata Bantul yang Seriusi Dunia Model

"Mereka harus tahu arah kebijakan kepariwisataan, aspek-aspek pengelolaan pariwisata, dan sikap-sikap yang baik (behavior) di sektor pariwisata," kata Iwan, Senin (9/9/2019), usai acara pembekalan para duta wisata Kabupaten Magelang tahun 2019 di Kantor Pemkab Magelang.

Iwan menambahkan para peserta duta wisata ini adalah generasi milenial yang erat kaitannya dengan perkembangan digitalisasi, sehingga harapannya bisa membantu mempromosikan pariwisata di Kabupaten Magelang melalui teknologi.

"Harapannya paling tidak para traveler yang satu generasi dengan mereka ini bisa tertarik untuk berwisata di Magelang," tutur Iwan.

Dikatakannya, para peserta duta wisata Kabupaten Magelang dari tahun ke tahun terus meningkat.

Hal ini terbukti dengan bertambahnya jumlah peserta duta wisata tahun 2019 ini telah hingga mencapai 148 orang.

Sedangkan pada tahun 2018, sebelumnya jumlah peserta duta wisata tidak mencapai 100 orang.

"Tahun kemarin kita cari 100 orang saja susah. Ini menunjukan bahwa tahun ini anemonya semakin besar," ungkap Iwan.

Duta Wisata Jadi Ujung Tombak Pariwisata Magelang

Dewan juri dan Ketua Pesona Kabupaten Magelang, Syahrudin, mengatakan bahwa, duta wisata memiliki posisi strategis untuk membantu promosi pariwisata di Kabupaten Magelang selain pemerintah, media, pelaku pariwisata, industri, dan kampus.

"Nah, duta wisata ini memiliki peranan pendukung utamanya untuk kalangan milenial," kata Syahrudin.

Kendati demikian, menurut Syahrudin, peran serta duta wisata dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Magelang saat ini masih harus ditingkatkan lagi.

"Terlepas dari umur mereka yang masih belasan dan awal 20 an, memang kita maklum kalau mereka belum terlalu tanggap dengan tugas-tugas tambahan ini. Memang tugas duta wisata ini tidak sejauh itu, namun paling tidak nanti akan kita bekali materi bagaimana menjual destinasi wisata di Magelang," tukas Syahrudin.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved