Gunungkidul

DPC Gerindra Gunungkidul Sesalkan Kasus KDRT yang Menimpa Kadernya Baru Dipermasalahkan Sekarang

Bendahara DPC Partai Gerindra, Bambang Adi Waluyo mempertanyakan kembali mengapa tidak dari awal sejak pendaftaran caleg yang dipermasalahkan.

DPC Gerindra Gunungkidul Sesalkan Kasus KDRT yang Menimpa Kadernya Baru Dipermasalahkan Sekarang
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Partai Gerindra sesalkan pemberhentian sementara yang dialami oleh kadernya yang baru dilantik lantaran terjerat kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Bendahara DPC Partai Gerindra, Bambang Adi Waluyo mempertanyakan kembali mengapa tidak dari awal sejak pendaftaran caleg yang dipermasalahkan.

Namun setelah pelantikan, malah turun Surat Keputusan (SK) Gubernur pemberhentian sementara.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Kenapa tidak diawal-awal, kasus tersebut kan terjadi pada tahun 2015," katanya pada Tribunjogja.com, Senin (9/9/2019).

Pihaknya menerima SK Gubernur tersebut tiga hari setelah pelantikan.

Otomatis setelah SK turun ketugasan sebagai anggota dewan SMY diberhentikan secara sementara hingga ada kepastian hukum.

"Posisi hukumnya sekarang SMY melakukan kasasi Mahkamah Agung, kapan turunya tergantung dari Mahkamah Agung. Upaya hukum yang kedua SMY akan melakukan PTUN terkait dengan SK pemberhentian sementara," katanya.

Partai Gerindra berharap kerika kasus tersebut masuk ke PTUN dapat dimenangkan seperti ketia DPC Gerindra, Ngadiyono beberapa waktu lalu.

Belum Sempat Terima Gaji, Anggota DPRD Gunungkidul Diberhentikan Karena Dugaan KDRT

"Partai tetap memback up, termasuk kita juga melakukan pendampingan saat melakukan PTUN. Posisi SMY saat ini kosong karena diberhentikan secara sementara, dan belum pasti sampai kapan tergantung dengan inkrahnya," ujar Bambang.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Kabupaten Gunungkidul Agus hartadi menyampaikan pihaknya telah menerima salinan SK pemberhentian sementara dan saat ini sudah diproses oleh pihak sekretariat.

"Gaji akan diberikan ketika masalah ini sudah selesai, sementara ini dirinya tidak mendapatkan gaji," kata Agus.

Saat dihubungi Tribunjogja.com, SMY lebih memilih untuk irit bicara.

Ia hanya menyampaikan bahwa masalah yang dirinya hadapi ia serahkan kepada kuasa hukumnya.

"Saya serahkan ke pengacara," katanya singkat kepada wartawan.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved