PSS Sleman

Diterpa Cedera Panjang, Gelandang Asing PSS Sleman : Situasi Ini Sangat Buruk

Cedera otot paha membuat Brian Federico Ferreira hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya menjalani jadwal berat di sepanjang Bulan September.

Diterpa Cedera Panjang, Gelandang Asing PSS Sleman : Situasi Ini Sangat Buruk
Tribun Jogja/Hanif Suryo
Brian Ferreira 

TRIBUNJOGJA.COM - Gelandang asing PSS Sleman, Brian Federico Ferreira hampir pasti menepi delam beberapa pertandingan ke depan.

Cedera otot paha membuat ia hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya menjalani jadwal berat di sepanjang Bulan September.

Terang saja, talenta kelahiran Buenos Aires, Argentina itu mengaku sangat terpukul dengan kondisi nan pelik yang menimpanya ini.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Apalagi, performanya bersama Super Elang Jawa di sepanjang paruh musim Liga 1 2019 silam, benar-benar sedang menanjak.

"Situasi ini sangat buruk, karena saya pribadi tentunya selalu ingin bermain untuk PSS Sleman. Tapi, cedera membuat ini semua terhambat," katanya pada Tribunjogja.com, Senin (9/9/2019).

Tidak hanya bagi sang pemain, Laskar Sembada pun dipastikan mengalami kerugian yang teramat berarti.

Bagaimana tidak, pemain yang sempat memperkuat kesebelasan raksasa Agentina, Velez Sarsfield itu, merupakan motor serangan utama PSS Sleman.

Benar saja, pada putaran pertama lalu, Brian memang memegang andil yang begitu krusial, dalam permainan impresif Super Elang Jawa.

PSS Sleman U-20 Bertekat Kalahkan Persebaya di Laga Perdana Babak 8 Besar Elite Pro Academy

Ya, catatatan 8 gol dan 4 assist, menjadi bukti betapa penting perannya di lini tengah tim besutan Seto Nurdiantoro tersebut.

Alhasil, tim pelatih pun dipaksa memutar otak untuk mencari pengganti ideal, paling tidak untuk rangkaian jadwal padat di September. Yakni, tandang ke markas Semen Padang (13/9/2019), menjamu Persipura Jayapura (19/9/2019), serta away versus Arema FC  (24/9/2019).

Namun, Brian telah memastikan, bakal kembali dalam keadaan jauh lebih kuat.

Hanya saja, untuk saat ini, ia ingin fokus penyembuhan.

Pemegang paspor Irak itu berharap, bisa pulih lebih cepat dari perkiraan dokter yang mencapai enam pekan lamanya.

"Ya, dalam beberapa hari ke depan, saya harus istirahat untuk penyembuhan. Tapi, saya juga tetap bekerja keras untuk pemulihan, dengan berlatih pagi dan sore," tegas pria kelahiran 25 tahun silam tersebut. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved