Bisnis

BNI Syariah Gelar Workshop Nasional Manajemen Masjid di Yogyakarta

BNI Syariah menggelar Workshop Nasional Pelatihan Manajemen Masjid “Masjidku Hasanahku” di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Sabtu (7/9/2019).

BNI Syariah Gelar Workshop Nasional Manajemen Masjid di Yogyakarta
istimewa
BNI Syariah menggelar Workshop Nasional Pelatihan Manajemen Masjid “Masjidku Hasanahku” di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Sabtu (7/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BNI Syariah menggelar Workshop Nasional Pelatihan Manajemen Masjid “Masjidku Hasanahku” di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Sabtu (7/9/2019). 

Lokakarya ini diisi oleh tokoh dibalik suksesnya pengelolaan masjid besar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Timur (Jatim).

Workshop Nasional Manajemen Masjid yang mengusung tema “Belajar dari Pendiri Masjid- Masjid Besar di Indonesia" ini, menghadirkan narasumber dan pembicara yang memiliki rekam jejak dalam membangun masjid dan bisnis sendiri 

SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, berharap peserta dalam acara ini bisa ikut dalam business matching sehingga efeknya bisa meningkatkan pemberdayaan ekonomi. 

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

“Narasumber yang hadir menceritakan kisah sukses membangun masjid dan bisnis sendiri,” kata Iwan.

Workshop Nasional Manajemen Masjid ini diikuti oleh 300 orang peserta perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 150 masjid yang tersebar di berbagai daerah baik dari Sumatera, Jawa, Kalimantan Maupun Sulawesi.

Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Pakar Management Masjid, Muhammad Jazir mengatakan salah satu kesuksessan Masjid Jogokariyan merupakan kesatuan nilai kesukuan, kebangsaan dan keagamaan. 

“Kesadaran nilai ini harus ditumbuhkan sehingga tidak ada benturan budaya antara keislaman dan keindonesiaan,” kata Jazir.

BNI Ajak Milenial Bijak Kelola Keuangan

Masjid Jogokariyan berada di Kampung Jogokariyan, kampung abdi dalem yang memiliki dasar-dasar budaya Jawa yang kuat.

Oleh karena itu, kehadiran Islam tidak untuk menghapus identitas budaya yang ada tapi dibangun sebagai dasar kesadaran untuk mengaplikasikan Islam secara sempurna.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan simbolis BNI Deposito iB Hasanah senilai Rp 400 juta sebagai simbol pembukaan deposito kepada Ketua yayasan Angkatan Muda Masjid dan Mushola, Erwis. 

Diharapkan kedepan, Workshop Nasional Pelatihan Management Masjid bisa semakin meningkatkan proses business matching yang dilandasi spirit membangun ekonomi syariah berbasis masjid untuk kemaslahatan umat.(*)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved