Jalan Tembus di Parangtritis Rusak Parah, Warga Sering Alami Kecelakaan

Jalan yang berada di dusun Duwuran, Desa Parangtritis itu berbatu dan menanjak sehingga sangat sulit untuk dilalui.

Jalan Tembus di Parangtritis Rusak Parah, Warga Sering Alami Kecelakaan
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Jalan alternatif penghubung Kretek dengan wilayah Parangtritis (jalan tembus) kondisinya rusak parah. Pengendara motor sangat hati-hati melintasi jalan yang berada di dusun Duwuran, Desa Parangtritis . 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jalan alternatif penghubung Kretek dengan wilayah Parangtritis (jalan tembus) kondisinya rusak parah.

Jalan yang berada di dusun Duwuran, Desa Parangtritis itu berbatu dan menanjak sehingga sangat sulit untuk dilalui.

Kontan saja, hal itu dikeluhkan oleh warga setempat karena jalan yang berada di perbukitan itu menjadi akses utama bagi warga saat pergi berladang.

"Kondisi jalan rusak parah. Sehingga tidak semua orang bisa melewatinya," kata warga setempat, Suparjo, Minggu (8/9/2019)

Suparjo memiliki ladang di atas perbukitan Parangtritis.

Akses menuju ke ladang, lelaki 43 tahun itu terpaksa harus dua kali bolak-balik melintasi jalan tembus yang penuh batu-batu dan berbahaya itu.

Ia berharap segera ada upaya perbaikan. Pasalnya, saat melintas dijalan rusak ia mengaku sangat kesulitan untuk mengendalikan laju sepeda motor.

Harus cermat, hati-hati dan penuh perhitungan.

"Kalau tidak cermat resikonya ya jatuh. Bahkan bisa berakibat fatal karena di bawah sangat curam," ujarnya.

"Saya sendiri sudah tiga kali jatuh. Tapi kebetulan nggak papa. Cuma lecet," imbuh dia.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved