Akademisi Fisipol UGM Minta Warga Lokal Jangan Terpinggirkan Akibat Pembangunan Aerotropolis

Keberadaan Aerotropolis nantinya harus mengakomodir potensi-potensi dan kearifan lokal agar tetap tersinergi dengan pembangunan.

Akademisi Fisipol UGM Minta Warga Lokal Jangan Terpinggirkan Akibat Pembangunan Aerotropolis
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Anggota FPPR dan Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Hempri Suyatna 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA. COM, YOGYA - Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM, Hempri Suyatna, menyebut konsep aerotropolis yang akan diterapkan di sekitar bandara YIA Kulonprogo terbilang bagus.

Akan tetapi, keberadaannya nantinya harus mengakomodir potensi-potensi dan kearifan lokal agar tetap tersinergi dengan pembangunan.

"Yang penting pengambangan ini tidak berdampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan. Serta, jangan sampai meminggirkan masyarakat lokal, " jelasnya kepada Tribun Jogja, Minggu (8/9/2019).

Dia juga menjelaskan, dengan lahan seluas 7.000 hektar ini, pemegang kebijakan harus juga memikirkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton.

Tetapi, juga tetap ikut terlibat aktif dan mendapat dampak positif.

Pemerintah dalam hal ini bisa memberikan program pemberdayaan.

Salah satunya dengan peningkatan kapasitas sehingga warga bisa tetap berkembang seirama dengan konsep aerotropolis ini.

"Yang diperlukan dalam kondisi saat ini adalah peningkatan kapasitas dan pembinaan. Jangan sampai menggusur, " jelasnya. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved