Gunungkidul

Terdampak Kekeringan di Gunungkidul, Warga Gedangsari Ambil Air di Sumur Bor Gunakan Toples

Sulitnya warga Dusun Baturturu, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari untuk mencari air tak membuat masyarakat Baturturu putus asa.

Terdampak Kekeringan di Gunungkidul, Warga Gedangsari Ambil Air di Sumur Bor Gunakan Toples
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Wardi saat mengambil air dengan toples. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sulitnya warga Dusun Baturturu, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari untuk mencari air tak membuat masyarakat Baturturu putus asa.

Berbagai upaya dilakukan dari mulai membuat sumur, hingga membeli air yang harganya cukup tinggi mencapai Rp 350 ribu per tangki.

Air sumur di dusun tersebut tak banyak yang bisa memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat debit air yang keluar sangatlah kecil.

Sedangkan harga air tinggi karena medan yang harus ditempuh sangatlah ekstrem.

Jalanan berbatu, berdebu, dan juga naik turun menjadi tantangan tersendiri bagi pengemudi tangki air.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Namun hal tersebut tidak membuat warga Baturturu patah arang.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga sekitar memanfaatkan sumur bor yang sudah tidak bisa disedot airnya dengan pompa air.

Mereka mengambil air dari sumur bor dengan diameter 5 inch menggunakan toples bekas makanan.

Toples tersebut dikaitkan pada sebuah tali, lalu masukkan kedalam sumur.

Halaman
123
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved