BREAKING NEWS : Merasa Tak Adil, PSIM Yogyakarta Langsung Layangkan Banding Atas Sanksi Komdis PSSI

Manajemen Laskar Matatam menilai, hukuman tersebut, tidak adil bagi pihak PSIM Yogyakarta

Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  PSIM Yogyakarta langsung mengajukan banding terhadap hukuman berlaga satu bulan tanpa suporter yang diputuskan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Manajemen Laskar Matatam menilai, hukuman tersebut, tidak adil bagi pihaknya.

Sekadar informasi, sanksi itu dijatuhkan akibat insiden yang terjadi dalam pertandingan kontra Persik Kediri, di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (2/9/2019) lalu. 

Bahkan, Sekretaris Umum PSIM Yogyakarta, Jarot Sri Kastawa, menegaskan banding langsung dilayangkan kepada Komdis PSSI, beberapa saat setelah pihaknya menerima surat sanksi tersebut.

Ia berharap, federasi bisa lebih mendalami penyebab insiden itu.

"Banding langsung kita layangkan, sudah terkirim," tandasnya, saat dihubungi Tribunjogja.com, pada Jumat (6/9/2019) petang.

"Kita merasa tidak adil dengan keputusan itu, karena perlakuan buruk itu kan waktu kita tandang. Padahal, banyak faktor yang mengakibatkan insiden tersebut terjadi," imbuh Jarot.

Menurutnya, besar kemungkinan ada andil dari pihak Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan, yang kurang sigap dalam menggelar partai lanjutan Liga 2 2019 itu.

Sehingga, kerusuhan antara suporter tuan rumah dan tim tamu, akhirnya pecah sedemikian rupa.

"Ya, seperti tidak sigapnya Panpel tuan rumah dengan kedatangan suporter dalam jumlah banyak, atau bisa karena kesalahan penempatan suporter," cetusnya.

"Padahal, selama main di kandang, baik saat kalah maupun menang, tidak pernah ada insiden sama sekali," pungkas Jarot. (*)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved