Parenting

6 Dampak Kesehatan Diet Vegetarian Anak-anak

Menjadi vegetarian memang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, ada dampak kesehatan jika diet vegetarian diterapkan pada anak-anak.

6 Dampak Kesehatan Diet Vegetarian Anak-anak
youngparents.com.sg
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri

TRIBUNJOGJA.COM - Menjadi vegetarian memang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Orang-orang yang menjadi vegetarian menghindari makanan dari bahan daging, telur, keju dan susu.

Diet vegetarian membantu mencegah beberapa penyakit seperti jantung, kanker, obesitas, diabetes, dan lainnya.

Untuk menghindari makanan hewani dan berlemak jahat, orang-orang mengonsumsi sayuran dan buah.

Sayuran dan buah punya kandungan gizi lebih banyak daripada protein hewani.

Karena itu, tren diet vegetarian banyak diterapkan masyarakat.

Diet vegetarian bisa dilakukan berbagai usia. Meski sehat dan bermanfaat, namun diet vegetarian tidak disarankan untuk anak-anak.

Dikutip dari The Telegraph melalui Grid.health, dokter di Belgia mendesak pemerintah untuk memberikan sanksi bagi orang tua yang memaksa anak-anaknya diet vegetarian.

Diperkirakan sebanyak 3% anak-anak di Belgia, dipaksa orangtuanya untuk diet vegetarian. Orangtua melarang anaknya mengkonsumsi produk hewani seperti daging dan susu.

Seorang dokter anak di Belgia mengatakan, “Ketika kita masih anak-anak, tubuh memproduksi sel-sel otak, sehingga membutuhkan banyak protein dan asam lemak esensial. Tubuh tidak bisa menghasilkan itu, karena terkandung pada protein hewani”

Menurut dokter Belgia, sayuran dan buah memang perlu untuk anak-anak. Namun, anak-anak membutuhkan gizi seimbang dari protein hewani.

Diet vegetarian memberikan dampak buruk bagi kesehatan bagi anak.

Dikutip dari Grid.health, berikut dampak kesehatan diet vegetarian bagi anak :

  1. Menyebabkan anemia, gangguan mental, bahkan dapat berisiko kematian
  2. Gangguan pada sistem pencernaan
  3. Anak menjadi kurang gizi
  4. Memperlambat pertumbuhan anak
  5. Menyebabkan anak mudah merasa mudah lelah dan lemas
  6. Tulang menjadi rapuh dan mudah patah

( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Penulis: Dwi Latifatul Fajri
Editor: Rina Eviana
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved