Kota Yogya

Terkendala Izin Orangtua, Cakupan BIAS di Kota Yogyakarta Hanya 98 Persen

Terkendala Izin Orangtua, Cakupan BIAS di Kota Yogyakarta Hanya 98 Persen

Terkendala Izin Orangtua, Cakupan BIAS di Kota Yogyakarta Hanya 98 Persen
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta tidak bisa memenuhi cakupan 100 persen dalam Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu memperkirakan cakupan BIAS sekitar 98 persen.

Bukan tanpa alasan, masih ada orangtua siswa yang menolak anaknya mendapat vaksin.

"Memang tidak banyak, mungkin dari satu sekolah cuma ada satu dua saja. Meskipun cuma sedikit, tentu itu mempengaruhi ketercukupan. Kalau 100 persen tidak bisa, 98 persen saja sudah bagus,"katanya, Rabu (4/9/2019).

Pastikan Seluruh Siswa Kelas 1 dan V Dapat Vaksinasi Campak dan TD, Dinkes Kota Yogya Gelar Sweeping

Ia mengungkapkan orangtua yang enggan anaknya divaksin membuat surat keterangan, yang juga dibubuhi tanda tangan. Surat tersebut saat ini masih disimpan oleh puskemas.

Sebelum memberikan vaksin kepada siswa, Dinkes Kota Yogyakarta memberikan surat pemberitahuan kepada orangtua.

Dalam surat tersebut, terdapat pula daftar cek yang memuat keterangan kesehatan siswa.

Terkendala SDM, BKAD Kabupaten Bantul Kesulitan Data Reklame Tak Berizin

Hanya siswa yang benar-benar sehat, yang mendapat vaksin. Hal itu agar vaksin dapat berfungsi maksimal.

"Kami sudah berikan surat ke orangtua, ada check list, misal anak sehat atau tidak, alergi obat atau tidak. Kalau dalam kondisi sakit tidak bisa vaksin. Nah orangtua yang tidak mau anaknya divaksin, memberikan surat keterangan,"bebernya.

"Surat keterangan itu kami perlukan untuk laporan kami ke Kementerian Kesehatan. Itu sebagai bukti, bukan kami tidak memberikan vaksin, tetapi memang ada yang tidak mau divaksin,"sambungnya. (Tribunjogja I Christi Mahatma Wardhani)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved