Bisnis

Survei Tunjukkan Pembayaran Tunai Berkurang di Masa Depan

Mayoritas masyarakat Indonesia terlihat semakin siap untuk menghadapi masa depan nontunai.

Survei Tunjukkan Pembayaran Tunai Berkurang di Masa Depan
Tribun Jogja/ Yosef Leon
Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan literasi keuangan #IbuBerbagiBijak, Selasa (3/9/2019) di Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat Indonesia semakin percaya diri untuk bepergian tanpa mengantongi uang tunai.

Dengan sejumlah kemudahan yang dimiliki, pembayaran nontunai semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan hasil riset Consumer Payment Attitudes 2018 yang dirilis Visa, mayoritas masyarakat Indonesia terlihat semakin siap untuk menghadapi masa depan nontunai.

Pasalnya, delapan dari 10 (82%) responden menyatakan bahwa mereka telah mencoba bepergian dengan nontunai.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Studi tersebut menunjukkan jumlah konsumen yang melek digital semakin bertumbuh di Asia Tenggara terutama Indonesia dan mengindikasikan masyarakat semakin menyadari manfaat pembayaran nontunai dan tertarik dengan masa depan tanpa tunai.

Masih menurut riset, 77% masyarakat Indonesia memperkirakan akan semakin sering menggunakan pembayaran nontunai dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

Selain itu, 41% juga meyakini Indonesia akan mewujudkan masyarakat tanpa tunai dalam kurun waktu tiga tahun.

Visa Tingkatkan Literasi Keuangan Kaum Hawa di Yogyakarta

"Riset ini kami lakukan di 8 negara di Asia Tenggara yang melibatkan 4000 responden (Indonesia 500). Demografi responden di Indonesia adalah pria dan wanita berusia 18 tahun ke atas dengan penghasilan pribadi bulanan dari Rp3 juta ke atas," kata Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman saat ditemui Tribunjogja.com usai kegiatan #IbuBerbagiBijak di Yogyakarta, Selasa (3/9/2019).

Riko menjelaskan, sebanyak 41% masyarakat juga yakin bahwa Indonesia dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun akan mencapai cashless society.

Namun menurut Riko, capaian itu tidak akan mampu diwujudkan dalam kurun waktu tiga tahun.

"Tapi bagi saya tiga tahun terlalu cepat. Bukan cashless society tapi mungkin lebih ke less cash society. Tunainya semakin sedikit," imbuhnya.

Mitsubishi Gebyar Merdeka 2019 Bukukan 26 SPK dalam 5 Jam

Ia juga menilai ketertarikan masyarakat terhadap transaksi nontunai diakibatkan oleh pilihan cara membayar, mulai dari pembayaran menggunakan kartu, teknologi nirkontak, hingga yang berbasis kode QR.

Konsumen juga menginginkan proses pembayaran yang lebih cepat, mudah, dan aman yang mendorong mereka semakin mengurangi penggunaan uang tunai dan memulai gaya hidup nontunai.

Keamanan bertransaksi tetap menjadi prioritas utama sebab 9 dari 10 responden mengatakan bahwa memastikan keamanan informasi pribadi saat bertransaksi menggunakan ponsel menjadi satu dari beberapa fokus utama mereka. (*)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved