Kota Yogya

Lakukan Uji Emisi, DLH Kota Yogya Targetkan Uji 2000 Kendaraan

Dalam Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP), Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta melakukan uji emisi secara gratis.

Lakukan Uji Emisi, DLH Kota Yogya Targetkan Uji 2000 Kendaraan
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta melakukan uji emisi gratis dalam rangka Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) di Balai Pamungkas Yogyakarta, Selasa (3/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP), Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta melakukan uji emisi secara gratis.

Uji emisi tersebut untuk kendaraan dengan bahan bakar bensin maupun solar.

Kepala Seksi Penaatan dan Pemantauan Lingkungan DLH Kota Yogyakarta, Intan Dewani mengatakan bahwa uji emisi dilakukan di tiga tempat.

Lokasi pertama adalah Balai Pamungkas, Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) dan Museum Perjuangan.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Uji emisi ini dilakukan untuk mengukur emisi kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Dari uji emisi atau uji petik ini, nanti kita lihat mana kendaraan yang lolos uji emisi mana yang tidak lolos uji emisi," katanya pada Tribunjogja.com di tengah uji emisi di Balai Pamungkas, Selasa (3/9/2019).

Ia menjelaskan bahwa kendaraan dengan kepekakatan asap knalpot tinggi, belum tentu tidak lolos uji emisi.

Sebab perlu diketahui konsentrasi Hidro Carbon (HC) dan Karbon Monoksida.

Untuk kendaraan dengan bahan bakar bensin, jika tahun pembuatan kurang dari 2017, maka konsetrasi HC tidak boleh lebih dari 1.200 ppm dan 4,5 % CO.

Jika kendaraan lebih dari sama dengan 2017, maka konsentrasi HC tidak boleh lebih dari 200 ppm dan CO 1,5 %.

22 Kendaraan Dinas Pemkab Sleman Tidak Lolos Uji Emisi

Sementara kendaraan dengan bahan bakar solar, tahun pembuatan kurang dari 2010 opasitas tidak boleh lebih dari 70 %, sedangkan tahun pembuatan lebih dari samadengan 2010 tidak boleh lebih dari 40 %.

"Untuk melihat kendaraan lolos uji emisi tidak bisa dilihat secara kasat mata. Belum tentu yang asapnya pekat, selalu tidak lolos uji emisi. Mobil tua juga kadang dinilai tidak lolos uji emisi, tidak juga. Tidak bisa dilihat kasatmata," jelasnya.

Untuk uji emisi kali ini, DLH Kota Yogyakarta menargetkan 2.000 kendaraan.

Target tersebut lebih banyak, jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.500.

"Kami sudah lakukan uji emisi di tiga titik selama tiga tahun. Titiknya selalu sama, harapannya ini bisa mewakili Kota Yogyakarta bagian Selatan, Utara dan Tengah. Target kami 2.000 kendaraan ikut uji emisi," pungkasnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved