Breaking News:

Bantul

Bupati Bantul Pastikan Baliho Tempat Kejadian Tidak Berizin

Baliho yang berlokasi di simpang empat Jambidan dipastikan tidak berizin.

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Suharsono pastikan baliho yang berada simpang empat Jambidan, Banguntapan tidak berizin, Selasa (3/9/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Baliho yang berlokasi di simpang empat Jambidan dipastikan tidak berizin.

Bupati Bantul Suharsono memastikan baliho tersebut tidak mengantongi izin sejak 2013 silam.

Diketahui sebelumnya, satu petugas Satpol PP Bantul meregang nyawa saat menertibkan baliho tersebut, Selasa (3/9/2019) pagi.

Suharsono juga menyampaikan rasa bela sungkawanya dan turut prihatin.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Ikut prihatin atas musibah tersebut. Saya mau menuju rumah duka di Banguntapan. Saya prihatin, itu memang tugas Satpol PP," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com di Kompleks Parasamya Kabupaten Bantul, Selasa (3/9/2019) siang.

Suharsono melanjutkan, soal baliho, memang sudah tidak berizin sejak 2013 silam dan semestinya sudah ditertibkan dari dulu.

"Saya tanya aset BKAD tempat itu sudah sejak 2013 kenapa kok tidak ditertibkan dari dulu. Potong saja yang nggak berizin," tegasnya.

Ia menjelaskan, awalnya baliho tersebut terdiri dari dua baliho kecil yang diijadikan satu. Ia juga akan menelisik proses pemasangan baliho itu.

BREAKING NEWS : Satu dari Tiga Anggota Satpol PP Bantul yang Tersengat Listrik Meninggal Dunia

"Dulunya dua, tapi dijadikan satu besar sekali sehingga nyangkut listrik atau gimana. Yang masang itu tidak bilang yang punya atau gimana itu baru saya cek. Yang jelas ini melanggar aturan. Kok tidak dipotong dari dulu. Saya nggak mau yang liar-liar itu," tegasnya.

Ia tak melarang pemasangan baliho atau spanduk asal memenuhi izin dan sesuai aturan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved