Yogyakarta

YIA Bisa Tampung 100 UMKM Lebih

Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo siap menampung lebih dari 100 usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari seluruh DIY.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA/SINGGIH WAHYU N
Suasana area gerbang utama beserta jalan penghubung di dalam kawasan Bandara YIA di Temon, Kulon Progo, Jumat (2/8/2019). 

Sebelumnya, Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi UKMP Bantul, Juwahir menyebut ada sembilan UMKM yang telah lolos kurasi di provinsi.

Untuk proses kurasi, Juwahir mengatakan memang sepenuhnya dilakukan oleh Dinas Koperasi UKM DIY.

Dari pemerintah kabupaten hanya mengusulkan calon-calonnya saja.

"Yang kurasi dari DIY kabupaten kota hanya mengirimkan calon saja. Bantul mengirimkan 30 calon," ujarnya.

Produk UMKM dari Bantul yang dicalonkan untuk kurasi kata Juwahir juga bervariasi.

Tak hanya makanan dan minuman tapi juga kerajinan tangan.

"Macemnya ada batik, kulit, minuman, dan makanan ringan," terangnya.

Bupati Bantul, Suharsono berharap, dengan adanya peluang ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat Bantul.

Angkasa Pura Targetkan Pemindahan Penerbangan Domestik dari Adisutjipto ke YIA pada Januari 2020

Galeri UMKM di YIA dianggap dapat membuka jalur baru untuk memperluas pemasaran produk UMKM dari Bantul.

"Harus menjadi peluang besar iklim investasi. Seperti UMKM nanti diharapkan dapat membuka pasar baru dan memperluas jangkauan pasaran," katanya.

Koridor Malioboro

Selain galeri UMKM, AP I juga merencanakan Koridor Malioboro.

Pandu menjelaskan, yang dimaksud Koridor Malioboro adalah koridor yang dibuat menyerupai suasana Malioboro.

Sebelum penumpang menuju parking area, mereka akan melewati koridor ini.

"Keluar menuju terminal ada koridor Malioboro akan ada penjual seperti di Malioboro. Panjangnya 100-200 meter," ungkapnya.

Akan ada sajian khas pedagang kaki lima di Malioboro seperti jajanan atau cinderamata lainnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved