Dtinggal Suami, Istri Bunuh Bayinya Sambil Bilang 'Kamu Tak Akan Kelaparan Lagi'

Balita bernama Timur ini, dicekik menggunakan tali kemudian jasadnya dikuburkan di dekat rumah yang berada di Desa Ismailovo, Rusia.

Dtinggal Suami, Istri Bunuh Bayinya Sambil Bilang 'Kamu Tak Akan Kelaparan Lagi'
Mail Online
Reka ulang pembunuhan balita di Rusia 

Dtinggal Suami, Istri Bunuh Bayinya Sambil Bilang 'Kamu Tak Akan Kelaparan Lagi'

Kepolisian Rusia akhirnya berhasil mengungkap peristiwa pembunuhan terhadap seorang anak balita yang dilakukan oleh ibunya sendiri. Balita bernama Timur ini, dicekik menggunakan tali kemudian jasadnya dikuburkan di dekat rumah yang berada di Desa Ismailovo, Rusia.

Aksi keji perempuan bernama Yulia Khabitova (28) ini terungkap lewat adegan reka ulang yang digelar kepolisian.

Sebelumnya, Yulia mengaku bahwa anak balitanya itu hilang, sebelum akhirnya ia mengakui telah membunuhnya.

Keluarga Korban Pembunuhan Tolak Beri Pengampunan, Terpidana Mati di Iran Digantung di Depan Umum

"Aku mencekiknya, kemudian membungkusnya dengan selimut dan kemudian menguburnya," katanya kepada kepolisian.

Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap bahwa Yulia sempat mengucapkan kalimat kepada anak balitanya sebelum ia menguburkan jasadnya.

Temuan 4 Kerangka di Banyumas : Ibu-Anak Pelaku Pembunuhan Menumpuk Jasad Para Korban di Satu Lubang

"Kamu akan baik-baik saja, kamu tidak akan kelaparan lagi, kamu tak akan menangis lagi," ucapnya sebagaimana dilansir Mail Online, Senin (2/9/2019).

Adapun Yulia tega berbuat nekat setelah dirinya ditinggal sang suami, Denis Tkachev (34) yang pergi dengan kekasih barunya.

"Aku bahkan tak punya uang untuk membeli makanan buat dia," ucapnya.

Inilah Sosok AK, Istri Muda yang Terlibat Pembunuhan dan Pembakaran Jasad Bapak dan Anak

Sebelumnya Yulia pernah bekerja dan menyewa seorang pengasuh untuk bayinya. Tapi uangnya tak mencukupi.

"Anaknya sering kelaparan, saya sering membelikannya makanan bayi, sayuran dan daging," kata sang pengasuh bayi.

Namun demikian, tindakan keji yang dilakukan Yulia tak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

Kini ibu dua anak ini akan menghadapi tuntutan hukum dan terancam hukuman 20 tahun penjara atas tindak pembunuhan. (*)

Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved