Bantul

AP I Butuh Banyak Tenaga Kerja Akhir Tahun Ini

General Manager PT Angkasa Pura I Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan AP I telah menetapkan kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan untuk bermacam

AP I Butuh Banyak Tenaga Kerja Akhir Tahun Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul F
General Manager PT Angkasa Pura I Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan AP I telah menetapkan kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan untuk bermacam-macam formasi, Senin (2/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Beroperasinya Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo ke depan akan membutuhkan banyak tenaga kerja di berbagai bidang.

General Manager PT Angkasa Pura I Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan AP I telah menetapkan kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan untuk bermacam-macam formasi.

"Standar AP I sudah jelas, ada persyaratan-persyaratan dari lulusan harus D3, S1, tapi untuk outsourcing bisa dari SMA. Standar sudah ada dalam persyaratan, namun kadang pemda perlu ada penyiapan SDM," kata Pandu, Senin (2/9/2019).

Angkasa Pura Targetkan Pemindahan Penerbangan Domestik dari Adisutjipto ke YIA pada Januari 2020

Ia ingin pemerintah juga menyiapkan SDM yang memenuhi persyaratan tenaga kerja di YIA.

Tak hanya untuk daerah Kulonprogo saja, AP I membuka peluang untuk seluruh kabupaten kota di DIY.

"Jadi perlu disiapkan karena kami akhir tahun ini kebutuhan rekrutmen tinggi sekali. Silakan nanti kabupaten mana yang paling siap. Peluang luar daerah, bisa, kita tidak menutip kemungkinan daerah selain Kulonprogo," katanya.

"Silakan siapa yang memenuhi standar itu yang diterima. Silakan berlomba-lomba," sambungnya.

Bandara Baru di Kulon Progo Dilengkapi New Beringharjo dan Koridor Malioboro

Bidang tenaga kerja yang dibutuhkan antara lain cleaning service, ground support, aviation security, tenaga adminstrasi, hingga tenaga operasi.

"Terutama yang outsourcing itu cukup banyak. Kami tidak mau monopoli, seluruh masyarakat DIY bisa memanfaatkan," jelasnya.

Kebutuhan tenaga kerja ini juga berkaitan dengan akan dipindahkannya seluruh penerbangan domestik dari Adisutjipto ke YIA pada Januari mendatang. Sedangkan untuk penerbangan internasional masih akan menyusul.

"Akan dipindahkan di Januari tapi hanya domestik saja dulu. Internasionalnya nanti akan menyusul. Kemudian pesawat jenis propeler (baling-baling) juga akan ditinggalkan di Adisutjipto. Di sana hanya propeler saja, nanti yang jet selurunya pindah ke Kulonprogo," jelasnya.

Sementara penerbangan internasional di YIA belum beroperasi.

"Penerbangan asing direncanakan di April 2020 mulainya. Sekarang masih existing, Malaysia dan Singapura saja. Yang lain sudah ada, baru akan asesmen di bulan Februari," ujarnya.

"Sehingga April sudah bisa beroperasi penerbangan asing yang bisa direct flight dari Eropa, Australia, Amerika, dan lainnya," paparnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved