Kota Yogya

Tambah KTB, BPBD Kota Yogya : Peran Masyarakat Harus Dioptimalkan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta kembali menambah jumlah Kampung Tangguh Bencana (KTB).

Tambah KTB, BPBD Kota Yogya : Peran Masyarakat Harus Dioptimalkan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta kembali menambah jumlah Kampung Tangguh Bencana (KTB).

Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Hari Wahyudi mengatakan saat ini BPBD Kota Yogyakarta telah membentuk 109 KTB.

Dari 109 KTB yang ada di Kota Yogyakarta, hampir semuanya merupakan KTB gempa bumi.

KTB gempa bumi lebih dominan, sebab dampak yang ditimbulkan setelah gempa jauh lebih besar.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Kami baru menambahkan baru di kampung Muja-Muju. Yang kami latihkan adalah gempa bumi. Kalau dilihat dari bencana, memang banjir dan longsor yang paling berpotensi. Tetapi kalau di Kota Yogyakarta, dampaknya kecil. Beda dengan gempa bumi, mengingat gempa dulu (2006)," katanya pada Tribunjogja.com, Minggu (1/9/2019).

Muja-Muju merupakan kampung yang cukup kompleks.

Selain berada di dekat sungai, perkampungannya juga padat.

Hal itu menyebabkan BPBD Kota Yogyakarta perlu memikirkan cara yang aman untuk evakuasi.

Pembentukan KTB, lanjut dia membutuhkan komitmen dari warga kampung tersebut.

BPBD Bantul Sudah Bentuk 8 Destana di Pesisir Selatan

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved