Jawa

Ribuan Atlet Karate Berbagai Daerah Adu Kebolehan di Karate Championship II di Kota Magelang

Jumlah ini lebih banyak dibandingkan pada tahun 2018, dengan peserta 969 atlet karate dalam 65 kontingen se-Jawa Tengah dan DIY.

Ribuan Atlet Karate Berbagai Daerah Adu Kebolehan di Karate Championship II di Kota Magelang
istimewa
1.000 atlet karate dari berbagai daerah bertanding raih gelar juara pada Karate Championship 2 Piala Bergilir Disporapar Jateng di GOR Samapta, Magelang Utara, Kota Magelang, Minggu (1/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ribuan atlet Karate dari berbagai daerah di Indonesia berkompetisi di ajang Karate Championship II Piala Bergilir Disporapar Jawa Tengah, Minggu (1/9/2019) di GOR Samapta, Magelang Utara, Kota Magelang.

Mereka bertanding untuk meraih juara dan menjadi yang terbaik dalam gelaran besar cabang olahraga karate tersebut.

Ada kurang lebih 1.000 atlet karate yang berasal dari Jawa Tengah, DIY, Bali, Surabaya, dan Bandung yang bertandang ke Kota Magelang untuk berkompetisi pada ajang Karate Championship II ini.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Jumlah ini lebih banyak dibandingkan pada tahun 2018, dengan peserta 969 atlet karate dalam 65 kontingen se-Jawa Tengah dan DIY.

Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, pun mendorong dan memberikan semangat kepada para atlet karate yang bertanding, khususnya para atlet-atlet muda.

Ia mengatakan, gelaran ini untuk menebar motivasi atlet-atlet muda untuk meraih prestasi.

"Kita ingin lewat kegiatan ini sekaligus mendukung anak-anak, generasi muda supaya berprestasi setinggi-tingginya. Termasuk terhadap olahraga karate ini," ujar Sigit, saat memberikan sambutan pada acara pembukaan, Sabtu (31/8/2019).

Dikatakannya, pemerintah terus membina cabang olahraga (cabor) agar terus maju dan berkembang.

Rutinkan Jumat Bersih, Bersihkan Selokan, Tanam Tabebuya, untuk Kota Magelang yang Asri

Tak hanya cabor tertentu, tetapi seluruh cabang olahraga.

Pihaknya juga terus mendorong dan memberikan pembinaan atlet-atlet muda sejak dini.

Melalui pembinaan tersebut, di dalam jiwa atlet muda akan tertanam rasa kebanggaan dan loyal terhadap daerah maupun negaranya.

"Kita harus bermimpi bisa mengharumkan nama Kota Magelang dan Indonesia di tingkat internasional. Semua bisa, apalagi atlet-atlet muda, masa depanmu tergantung dari semangatmu saat ini," tambahnya.

Sigit pun berpesan kepada para atlet agar bertanding secara sportif.

Wasit pun perlu prinsip keadilan, objektivitas, dan memegang janjinya, sehingga akan tercipta pertandingan yang penuh nilai-nilai sportifitas. (*)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved