Nasional

Jadi Pusat Pemerintahan Baru, Pemkab Penajam Paser Utara Tak Ingin Warga Setempat Tersingkir

Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur resmi dipilih oleh pemerintah pusat sebagai lokasi pusat pemerintahan baru bersama Kutai Kartanegara

Jadi Pusat Pemerintahan Baru, Pemkab Penajam Paser Utara Tak Ingin Warga Setempat Tersingkir
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (tengah) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur resmi dipilih oleh pemerintah pusat sebagai lokasi pusat pemerintahan baru bersama Kutai Kartanegara.

Wilayah induknya pun sebagian besar berada di Penajam.

Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap kepindahan tersebut tidak menomorduakan warga setempat.

"Jangan sampai warga asli sendiri tersingkir lantaran banyaknya PNS yang pindah," kata Kabag Pembangunan Sekda Pemkab Penajam Paser Utara Niko Herlambang di Gedung Pusat UGM, Kamis (29/08/2019).

Kepindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim, Pakar UGM: Perlu Kajian Tata Ruang hingga Kebutuhan Primer

Menurut Niko, Penajam merupakan lumbung pangan Kalimantan Timur.

Sebagian dari 178 ribu warganya berprofesi sebagai petani dan nelayan.

Niko mengatakan warga hingga Pemkab Penajam siap menerima Presiden RI sebagai tetangga mereka, bersama jajaran pejabat pemerintahan lainnya.

"Hanya saja, apakah para pejabat tersebut juga siap bertetangga dengan warga kami. Itu yang harus dipertimbangkan secara matang," ujar Niko.

Hal itu jugalah yang menjadi salah satu alasan Bupati Penajam Paser Utara mengutus Niko untuk bertemu akademisi dan pakar pembangunan UGM.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved