Kulon Progo

BREAKING NEWS : Pedagang Sayur Diduga Hilang Terseret Ombak di Pantai Glagah

Ia terakhir terlihat berjalan-jalan di kawasan Pantai Glagah dekat pemecah ombak pada Selasa malam dan membawa peralatan dagangnya berupa tenggok.

BREAKING NEWS : Pedagang Sayur Diduga Hilang Terseret Ombak di Pantai Glagah
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Petugas Satlinmas Rescue Istimewa menunjukkan barang yang ditemukan di Pantai Glagah dan diduga milik perempuan yang hilang. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seorang perempuan lanjut usia asal Panjatan dikabarkan hilang di kawasan Pantai Glagah, Temon, Selasa (28/8/2019).

Perempuan yang bekerja sebagai pedagang sayuran keliling itu diduga hanyut terseret gelombang laut selatan.

Kabar itu dibenarkan Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko.

Menurutnya, memang ada laporan orang hilang bernama Tursiyem (65), warga Pedukuhan VIII Krembangan, Kecamatan Panjatan pada Selasa malam.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Informasinya, perempuan itu terakhir terlihat berjalan-jalan di kawasan Pantai Glagah dekat pemecah ombak pada Selasa malam dan membawa peralatan dagangnya berupa tenggok (keranjang anyam bambu).

"Selang beberapa jam, sekitar pukul 00.30, ada nelayan jaring menemukan sejumlah barang milik perempuan itu tercecer di pinggir pantai dekat Joglo Labuhan Pantai Glagah. Sekarang sudah kami amankan di pos," kata Aris pada Tribunjogja.com, Rabu (28/8/2019).

Barang yang ditemukan antara lain tenggok, sayur mayur, sepasang sandal jepit warna biru, serta dompet oranye milik Tursiyem.

Kondisi tenggok sudah sobek dan basah serta barang-barang lain terkena pasir.

Penemuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa perempuan itu hilang terseret ombak laut saat sedang berada di pantai.

7 WNI ABK Kapal Taiwan Hilang Saat Badai di Samudera Pasifik, Kapal Lain Temukan Puing-puing

Informasi lain, sambung Aris, perempuan lansia itu diketahui pernah mengalami kecelakaan hingga terjadi benturan di kepala dan sejak itu sering mengalami kondisi linglung.

Ada kemungkinan ia tidak menyadari kedatangan ombak besar saat berjalan di pantai.

Ketinggian ombak belakangan ini sekitar 1-4 meter.

"Kondisinya kan sudah gelap juga ditambah mungkin kondisinya sedang linglung. Tapi ini masih dugaan karena tidak ada saksi yang melihatnya," kata Aris.

Setelah ada laporan tersebut, pihaknya sudah melakukan penyisiran dan pencarian sepanjang Pantai Glagah hingga Congot namun belum berbuah hasil.

Pencarian akan dilakukan kembali selama beberapa hari ke depan bersama pihak terkait serta kerabat korban.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved