Aji Santoso Ingin PSIM Yogyakarta Segera Bangkit Pasca-Kekalahan atas Mitra Kukar

Aji Santoso mengaku kecewa atas kekalahan dari Mitra Kukar dengan skor 1-2 di Stadion Mandala Krida, Selasa (27/8/2019) kemarin.

Aji Santoso Ingin PSIM Yogyakarta Segera Bangkit Pasca-Kekalahan atas Mitra Kukar
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
PSIM Yogyakarta dibekuk tamunya, Mitra Kukar dengan skor tipis 1-2, dalam lanjutan Liga 2 2019, Selasa (27/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, mengaku kecewa atas kekalahan dari Mitra Kukar dengan skor 1-2 di Stadion Mandala Krida, Selasa (27/8/2019) kemarin.

Eks arsitek Persela Lamongan ini menganggapnya sebagai sebuah tamparan keras.

Cukup ironis memang, tim sekelas Laskar Mataram yang musim ini memiliki skuad lebih baik justru memiliki grafik permainan yang tak kunjung konsisten.

Tribunjogja.com mencatat kekalahan lawan tim berjuluk Naga Mekes menjadi kekalahan keempat yang diterima Heri Susilo dan kolega dari 11 partai yang telah dilakoni.

Kendati sementara masih memimpin persaingan Wilayah Timur, namun kekalahan kemarin membuat posisi Laskar Mataram makin terancam.

Beruntung, Persis Solo yang dipertandingan lainnya berpeluang mengkudeta PSIM dari puncak klasemen juga tumbang 0-1 dari Persiba Balikpapan di kandang.

"Dalam sepakbola semuanya bisa terjadi, namun yang terpenting kami bisa mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Satu yang paling penting, kejadian ini tentunya menyadarkan semua pemain, termasuk saya, bahwa kami perlu kerja keras lagi di putaran kedua, jangan kami terlena," jelas Aji.

Ia memilih mengambil sisi positif dari hasil minor yang didapat anak asuhnya.

Aji Santoso mau tak mau harus segera mengalihkan fokus kepada pertandingan yang tak kalah beratnya, tandang ke markas Persik Kediri, 2 September 2019 mendatang.

"Kami harus berbenah lagi. Dari kekalahan ini justru membangkitkan dan membangun mental pemain cukup bagus, biar semua pemain kerja keras lagi, karena pertandingan masih banyak di depan," kata Aji.

"Banyak hal menjadi bahan evaluasi. Terutama konsentrasi menghadapi bola mati lawan. Seperti terjadinya dua gol Mitra Kukar kemarin," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved