Koperasi 'Kopma UGM' Gelar Cooperative Workshop 2019

Cooperative Workshop 2019 berusaha menjadi lebih baik dalam memfasilitasi antusiasme tersebut dengan konsep seminar yang baru.

Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
Cooperative Workshop 2019 yang digelar Koperasi KOPMA UGM 

TRIBUNJOGJA.COM - Koperasi merupakan institusi yang beranggotakan individu sedikitnya 20 orang yang memiliki badan hukum yang melandaskan kegiatannya pada prinsip-prinsip koperasi.

Salah satu peran koperasi yang sangat penting dalam bidang pendidikan sesuai sesuai prinsip koperasi pendidikan perkoperasian.

Kontribusi dalam pendidikan diwujudkan dengan berbagai cara seperti memberikan pendidikan dan pelatihan bagi anggota serta menjadi tempat praktik.

Koperasi “Kopma UGM” unit kegiatan mahasiswa (UKM) di kampus UGM juga berusaha memberikan kontribusi terbaik untuk pendidikan salah satunya melalui Cooperative Workshop 2019.

Acara yang diikuti mahasiswa ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan wawasan perkoperasian generasi muda Indonesia agar dimasa mendatang akan menjadi generasi penerus koperasi dan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

Antusiasme mahasiswa-mahasiswi dalam mempelajari perkoperasian terlihat dalam penyelenggaraan Cooperative Workshop 2018.

Cooperative Workshop 2019 berusaha menjadi lebih baik dalam memfasilitasi antusiasme tersebut dengan konsep seminar yang baru.

Antusiasme peserta pada Cooperative Workshop sangatlah besar dari yang awalnya target pendaftar 250 peserta melonjak tinggi mencapai 280 pendaftar, sehingga panitia harus menutup pendaftaran H-4 kegiatan.

Tema “Digitalisasi Koperasi dalam Membangun Startup dan Peran Milenial Menuju Revolusi Industri 4.0” dan narasumber yang berpengalaman di bidangnya mungkin menjadi salah satu faktor yang mendongkrak antusiasme peserta.

Selain peserta dari Universitas Gadjah Mada sendiri, acara ini juga dihadiri oleh tamu undangan seperti perwakilan Koperasi Mahasiswa kampus lain, Direktorat Mahasiswa UGM sampai Dinas DIY.

Narasumber Cooperative workshop sendiri terbagi menjadi 3 bagian yaitu dari kementerian koperasi, akademisi, dan praktisi.

Bagian kementerian sendiri diwakili oleh Dra Dwi Andriani Sulistyowati, M.AB yang menjabat sebagai Asisten Deputi Peningkatan Kualitas SDM Perkoperasian, Deputi Bidang Pengembangan SDM, kemudian bagian akademisi diisi oleh Dr. Hempri Suyatna, S.Sos, M.Si yang menjabat sebagai Dosen Ilmu Sosiatri/Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM, kemudian bagian praktisi diisi oleh Alwy Herfian S sebagai Founder Startup Majapahitech dan Duta Revolusi Industri 4.0. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA
    Komentar

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved