Breaking News:

Kadin Apresiasi Program Kementan Terkait Pengolahan Pangan Lokal Berbasis Industri

Kadin Indonesia mengapresiasi program Kementerian Pertanian (Kementan) terkait pengembangan produk pangan lokal

Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
Logo Kadin 

TRIBUNJOGJA.COM - Kamar Dagang dan Industri  (Kadin) Indonesia mengapresiasi program Kementerian Pertanian (Kementan) terkait pengembangan produk pangan lokal guna menjadi industri makanan modern.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komite Ketahanan Pangan Kadin Indonesia, Franky Welirang.

"Cara yang seperti itu akan membuat daerah sebagai penghasil pangan giat berproduksi aktif. Ada value tambahan yang diperoleh," kata Franky, Rabu (21/8/2019).

Menurutnya, dengan mengolah hasil pertanian lokal untuk berbasis industri, hal itu dinilai juga bakal memperkuat ketahanan pangan nasional untuk masa ke depannya.

Menurut Franky, menuju ketahanan dan kemandirian pangan tidak dapat mengandalkan hanya pada satu sisi saja melalui sumber produksi pertanian berlimpah.

"Namun juga bagaimana berupaya menghasilkan produk keberlanjutan dari kelas menengah (petani) agar bermanfaat jadi sumber pangan," ucap Franky.

Ditambahkan Franky, dengan pengolahan pangan lokal ke hasil industri akan membantu berkembangnya usaha kuliner dari program yang digagas Kementan.

Sebelumnya, Kementan telah menggandeng Kementerian Perindustrian, BPPT, Kadin Indonesia dan GAPMMI guna mensukseskan pengembangan hasil pangan lokal, antara lain, singkong, ubi, jagung menjadi industri tepung.

Melalui sinergi dan program pengolahan pangan lokal ini, Kementan berharap ke depannya dapat memutus atau menekan ketergantungan impor tepung hasil industri.

Selain itu, dengan program ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan berkembangnya UMKM sebab lahirnya industri kecil yang mengolah pangan lokal tadi menjadi tepung. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved