Kota Magelang

Disperpa Kota Magelang Gelar Sosialisasi Kemanan Pangan dan Prosedur Sertifikasi Halal

Setiap unit usaha pangan asal hewan yang dikelola pelaku utama dan pelaku usaha peternakan wajib memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi pangan asal

Disperpa Kota Magelang Gelar Sosialisasi Kemanan Pangan dan Prosedur Sertifikasi Halal
Istimewa
Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang mengadakan sosialisasi Kemanan Pangan dan Prosedur Sertifikasi Halal, beberapa waktu lalu. Bertempat di aula dinas, sosialisasi diikuti 20 orang pelaku utama dan pelaku usaha peternakan. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Setiap unit usaha pangan asal hewan yang dikelola pelaku utama dan pelaku usaha peternakan wajib memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi pangan asal hewan. 

Hal ini guna mewujudkan jaminan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Untuk menekankan hal itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang mengadakan sosialisasi Kemanan Pangan dan Prosedur Sertifikasi Halal, beberapa waktu lalu.

Bertempat di aula dinas, sosialisasi diikuti 20 orang pelaku utama dan pelaku usaha peternakan.

Disperpa Kota Magelang Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan dan Prosedur Sertifikasi Halal

Kepala Disperpa Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko mengatakan, setiap unit usaha pangan asal hewan yang telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi nantinya akan diberikan sertifikat kontrol veteriner. 

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No 381/Kpts/OT.140/10/2005.

 “Peraturan menteri ini tentang pedoman sertifikat kontrol veteriner unit usaha pangan asal hewan. Kita ingin semua pelaku utama dan pelaku usaha peternakan memperhatikan ini untuk menjamin pangan asal hewan yang ASUH,” ujarnya di sela sosialisasi.

Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi ini dari Disperpa, Dinas Kesehatan, dan Kantor Kementerian Agama Kota Magelang.

Para peserta diharap dapat meningkatkan wawasannya terkait kemanan pangan dan produk bersertifikasi halal.

Sekretaris Disperpa, Susmiyati menjelaskan, pangan asal hewan seperti daging, susu dan telur serta hasil olahannya umumnya bersifat mudah rusak dan berpotensi berbahaya. 

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved