Nasional

Ibu Kota Baru Jadi Peluang Mahasiswa Kaltim 

Erfan Abdissalam, Ketua Umum KPMKT Cabang Yogyakarta mengatakan, pengumuman ibu kota baru tentu tidak terlepas dari pro dan kontra

Ibu Kota Baru Jadi Peluang Mahasiswa Kaltim 
instagram.com/jokowi dan antara/novi abdi
Ilustrasi - Kolase foto Presiden Jokowi dan jajaran Penajam Paser Utara 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) merespons pengumuman ibu kota baru yang diumumkan Senin (26/8/2019).

Erfan Abdissalam, Ketua Umum KPMKT Cabang Yogyakarta mengatakan, pengumuman ibu kota baru tentu tidak terlepas dari pro dan kontra dari berbagai pihak.

Kalangan kontra, dijelaskannya, menitikberatkan pandangannya soal lingkungan yang bakal tergerus akibat pemindahan ibu kota.

Padahal, Kalimantan saat ini menjadi andalan akibat kondisi hutannya yang masih cukup banyak.

Dengan pindahnya ibu kota tentu mengakibatkan pemakaian lahan yang tidak sedikit. 

4 Alasan Presiden Pilih Lokasi Ibu Kota Baru di Kaltim dan Respons Masyarakat, PPU Daerah Tertinggal

Hal yang kedua, ibu kota baru tentu mengundang banyak orang yang akan bermigrasi ke wilayah itu.

Kondisi itu disinyalir akan membuat masyarakat adat setempat kehilangan kebudayaannya sendiri dan semakin termodernkan.

Hal lain, kalangan yang kontra juga menyoroti urgensi dari pemindahan ibu kota yang dinilai belum terlalu mendesak.

Selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mereka berpendapat lebih baik biaya itu dialihkan untuk peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat.

Sementara dari pihak yang pro, lanjut Erfan, cukup banyak masyarakat Kalimantan Timur yang setuju dengan pemilihan lokasi ibu kota baru.

Pasalnya, masyarakat Kaltim, kata dia merupakan masyarakat yang heterogen, sehingga cukup berpikiran terbuka.  

"Bagi kami mahasiswa dan kader daerah ini tentu peluang yang sangat besar. Pastinya akan banyak lapangan pekerjaan baik di sektor pemerintah dan swasta yang berkembang," kata dia saat dihubungi Tribun Jogja.

Pemindahan Ibu Kota Trending di Twitter, Ini Komentar Lucu Warganet

Kondisi itu, sambung dia, tentu akan membuat pemuda setempat akan berkeinginan untuk kembali ke kampung halaman seusai menuntut ilmu di berbagai daerah.

Untuk itu, ia mengimbau pemuda dan mahasiswa asal Kaltim untuk fokus dengan peluang dan bisa membangun daerah itu. 

"Tapi yang terpenting apapun yang jadi kebijakan pemerintah, sebagai masyarakat kita harus rawat persatuan dan kesatuan. Pastinya harus optimistis terhadap masa depan negara melalui pemindahan ibukota ini," pungkas dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved