UPDATE Lokasi Ibu Kota Baru, Sofyan Djalil Beri Koreksi: Bisa Kaltim, Bisa Kalteng

Ia menegaskan, hingga kini belum ada keputusan resmi dari Presiden Joko Widodo terkait lokasi pemindahan ibu kota.

UPDATE Lokasi Ibu Kota Baru, Sofyan Djalil Beri Koreksi: Bisa Kaltim, Bisa Kalteng
Tribunkaltim.co / Fachmi Rahman
TAHURA BUKIT SOEHARTO - Jalan Tol Balikpapan Samarinda membelah Tahura Bukit Soeharto di titik KM 35 Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Selasa (7/5). Sisi Timur (kiri) dan Sisi Barat (kanan) Jalan Tol Balikpapan Samarinda merupakan lokasi yang ditawarkan Pemprov Kaltim untuk menjadi lokasi Ibukota Negara yang baru 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil mengklarifikasi pernyataannya sendiri terkait rencana pemindahan ibu kota ke Provinsi Kalimantan Timur ( Kaltim).

Ia menegaskan, hingga kini belum ada keputusan resmi dari Presiden Joko Widodo terkait lokasi pemindahan ibu kota.

Pasalnya, masih ada satu atau dua kajian yang tengah dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait pemindahan ibu kota.

"Enggak itu tanda kutip saja (pindah ke Kaltim). Perlu saya koreksi," kata Sofyan di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Seperti diketahui, sejauh ini ada tiga provinsi yang disebut sebagai kandidat lokasi ibu kota baru yaitu Kalimantan Tengah (Kalteng), Kaltim, dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Namun, menurut Sofyan, dari ketiga provinsi tersebut sudah mengerucut ke dua provinsi yang dianggap cukup serius sebagai lokasi ibu kota pengganti Jakarta.

"Yang sudah dilihat secara serius adalah Kalteng dan Kaltim," sebut Sofyan.

Sofyan menambahkan, keputusan akhir pemindahan ibu kota akan diumumkan Presiden setelah kajian yang dilakukan Bappenas selesai.

Sebelumnya, Sofyan sempat menyebut Kalimantan Timur akan menjadi lokasi ibu kota baru. Namun, ia masih menutup rapat informasi lokasi spesifik wilayah ibu kota baru.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Klarifikasi Sofyan Djalil, Calon Ibu Kota antara Kalteng dan Kaltim"

Editor: ribut raharjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved