Rusia Luncurkan Reaktor Nuklir Terapung Berkapasitas 70 Megawatt di Kutup Utara

Rusia Luncurkan Reaktor Nuklir Terapung Berkapasitas 70 Megawatt di Kutup Utara

Rusia Luncurkan Reaktor Nuklir Terapung Berkapasitas 70 Megawatt di Kutup Utara
AFP / ALEXANDER NEMENOV
Reaktor nuklir terapung Rusia, Akademik Lomonosov, yang disebut sebagai yang pertama di dunia, saat ditarik kapal ke pelabuhan utara Rusia di Murmansk, pada 19 Mei 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM - Peringatan dari para pecinta lingkungan tak membuat Pemerintah Rusia mundur dari rencana peluncurkan reaktor nuklir terapung pertama di dunia ke kutup utara.

Peluncuran reaktor nuklir terapung tersebut rencananya akan dilakukan pada Jumat (23/8/2019) hari ini.

Para pecinta lingkungan mengkhawatirkan resiko yang dapat ditimbulkan oleh reaktor nuklir di kawasan Arktik.

Dilansir AFP, reaktor Akademik Lomonosov yang penuh dengan bahan bakar nuklir itu akan diberangkatkan dari pelabuhan Kutub Utara di Murmansk dan akan memulai pelayaran sejauh 5.000 kilometer menuju timur laut Siberia.

Badan nuklir Rusia, Rosatom, mengatakan bahwa reaktor tersebut merupakan alternatif yang lebih sederhana dibandingkan membangun reaktor di daratan yang harus dibekukan sepanjang tahun.

Kapal KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Madura, Warga Ikut Evakuasi Korban

Moskwa bahkan telah merencanakan untuk menjual reaktor serupa ke luar negeri.

Reaktor terapung itu diperkirakan akan melakukan perjalanan selama empat hingga enam minggu, tergantung kondisi cuaca dan es di jalur pelayaran, sebelum tiba di lokasi tujuan.

Proyek reaktor nuklir terapung pertama dengan tinggi 144 meter itu telah mulai dikerjakan pada 2006 silam di Saint Petersburg.

Saat tiba di lokasi penempatan, di Pevek, sebuah kota berpenduduk 5.000 orang di wilayah Siberia Chukoktka, reaktor nuklir itu akan menggantikan pembangkit nuklir lokal dan sebuah pabrik batubara tertutup.

Viral Video Wanita Tiba-tiba Buka Baju di Dalam Mal di Bekasi, Berjalan Tanpa Baju ke Lobi

Reaktor tersebut dijadwalkan sudah mulai beroperasi pada akhir tahun ini dan akan memasok daya untuk platform minyak di kawasan itu, yang dibangun saat Rusia mengembangkan eksploitasi hidrokarbon di Arktik.

Halaman
12
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved