BREAKING NEWS : Pemkab Sleman Bersihkan Bekas Aksi Vandalisme di Jembatan Rel Pangukan

Secara simbolis, Sri Purnomo membersihkan dengan cara mengecat ulang bekas aksi vandalisme di kaki jembatan.

BREAKING NEWS : Pemkab Sleman Bersihkan Bekas Aksi Vandalisme di Jembatan Rel Pangukan
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Bupati Sleman, Sri Purnomo, secara simbolis membersihkan bekas aksi vandalisme di kaki Jembatan Rel Kereta Pangukan, Jumat (23/08/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) dan Satpol-PP melakukan pembersihan jembatan rel kereta Pangukan.

Aksi tersebut dilakukan pada Jumat (23/08/2019) pagi.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, turut hadir dalam aksi pembersihan tersebut.

Secara simbolis, ia membersihkan dengan cara mengecat ulang bekas aksi vandalisme di kaki jembatan.

Kadisbud Sleman, Aji Wulantara, mengatakan aksi pembersihan tersebut ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa vandalisme tidak bisa dilakukan di sembarang tempat.

"Apalagi jembatan rel kereta Pangukan ini termasuk cagar budaya, yang harus dijaga kondisi kebersihan bangunan dan keasliannya," kata Aji.

Aji menambahkan bahwa aksi vandalisme juga tergolong tindakan kriminal perusakan.

Pelaku yang dianggap merusak cagar budaya bisa diancam pidana penjara setahun dan denda hingga Rp5 miliar.

Itu sebabnya, Aji ingin agar masyarakat juga aktif dalam mencegah aksi vandalisme.

Aksi preventif perlu dilakukan mulai dari keluarga hingga tingkat desa.

"Masyarakat harus mampu menumbuhkan rasa peduli lingkungan dan kebersihan fasilitas umum dari vandalisme, terutama pada cagar budaya," katanya. (*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved