Kota Yogya

Pemkot Yogya Ajak Keluarga Kembali ke Meja Makan Tanpa Gawai

Kembali ke Meja Makan merupakan gerakan moral untuk mengetuk semua orang bahwa keluarga adalah modal utama membangun ketahanan keluarga.

Pemkot Yogya Ajak Keluarga Kembali ke Meja Makan Tanpa Gawai
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ketua Tim Penggerak PKK Tri Kirana Muslidatun saat memberikan penjelasan dalam Workshop Kembali ke Meja Makan, Kamis (22/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta mengundang seluruh Camat, Lurah, dan LPMK untuk hadir dalam sosialisasi 'Kembali ke Meja Makan, 18-21 No Gawai' yang digelar di Ruang Bima Kompleks Balaikota Yogyakarta, Kamis (22/8/2019).

Penjabat Sekda Kota Yogyakarta, Heri Karyawan menjelaskan bahwa Kembali ke Meja Makan merupakan gerakan moral untuk mengetuk semua orang bahwa keluarga adalah modal utama membangun ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga yang berkualitas.

"Gerakan Kembali ke Meja Makan 18-21 tanpa gawai bukan gerakan baru. Ini merupakan cara sederhana mengumpulkan dan mengingatkan anak, orang tua , dan seluruh penghuni rumah untuk puasa menggunakan gadget dari pukul 18.00-21.00. Ada waktu 3 jam yang krusial," urainya, saat memberikan sambutan.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Ia menambahkan bahwa cita-cita untuk membangun keluarga berkualitas bukan hal yang mudah. Terlebih dunia pergawaian berkembang sangat pesat.

"Tapi yakin dengan dukungan semua pihak, ini dapat terwujud. Kami berharap kehadiran semua dapat memotivasi semangat untuk memperbaiki kualitas hidup masing-masing untuk memupuk kebersamaan agar menjadi tangguh menghadapi permasalahan," urainya.

Ia pun mengatakan bahwa meja makan menjadi tempat komunikasi yang baik bagi keluarga.

Terlebih tanpa dihalangi keberadaan gawai yang membatasi komunikasi tatap muka.

"Kita bangun peran keluarga mulai dari meja makan," serunya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun menjelaskan bahwa banyak anak di Kota Yogyakarta yang dalam kondisi miris.

Tahun Ini, Pemkot Yogyakarta Tambah 5 RTHP

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved