Dinkes Kota Yogyakarta Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit ISPA di Musim Kemarau dan Pancaroba

Perubahan cuaca yang ekstrim bisa memicu potensi penyakit Ispa yang patut diwaspadai

Dinkes Kota Yogyakarta Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit ISPA di Musim Kemarau dan Pancaroba
ilustrasi

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penyakit di musim kemarau panjang dan pancaroba kali ini,

Perubahan suhu udara yang ekstrim, yakni sangat panas di siang hari dan dingin pada malam hari disebut dapat memicu peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, drg Yudiria Amelia, kepada tribunjogja.com, Kamis (22/8/2019).

"Sekarang ini cuaca memang ekstrim. Dampak yang bisa terjadi yakni meningkatnya kasus ISPA," terangnya kepada tribunjogja.com.

Untuk menanggulangi meningkatnya kasus ISPA, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta telah mengeluarkan beberapa imbauan kepada masyarakat.

"Melalui Puskesmas, kita semua selalu melakukan germas. Gerakan masyarakat untuk hidup sehat dan mengingatkan bahaya dari cuaca ekstrim yang tengah terjadi," tegasnya.

Gerakan ini yaitu makanan bergizi, makan buah sayur, minum cukup minimal 8 gelas sehari, rutin aktivitas fisik dan menghindari rokok.

Selain itu Yudiria juga tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi badan tetap terhidrasi.

"Meskipun udara dingin dan tidak terasa haus, tetap usahakan untuk minum, jangan sampai dehidrasi," pungkasnya. (*)

Penulis: Andreas Desca
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved