Awal Musim Penghujan di Wilayah DIY Diprediksi Mundur 20 Hari, Ini Penjelasan BMKG

Awal musim hujan untuk wilayah DIY dan sekitarnya pada umumnya mengalami kemunduran hingga 20 hari.

Awal Musim Penghujan di Wilayah DIY Diprediksi Mundur 20 Hari, Ini Penjelasan BMKG
TRIBUNjogja.com | Hasan Sakri
ILUSTRASI: Cuaca mendung di wilayah Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. 

Musim penghujan di wilayah DIY diprediksi mundur hingga November mendatang, berikut analisis dan penjelasan BMKG.

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY melalui Stasiun Klimatologi Mlati, menyebut awal musim hujan di daerah DIY pada periode 2019/2020 secara umum akan berlangsung mulai November 2019 mendatang.

Reni Kraningtyas, Kepala Stasiun Klimatologi Mlati menjelaskan awal musim hujan ini pada umumnya mengalami kemunduran hingga 20 hari.

Namun untuk beberapa wilayah lain seperti Sleman bagian barat dan Kulon Progo bagian utara, wilayah ini justru memasuki musim hujan lebih dulu tepatnya pada dasarian III Oktober 2019.

"Secara umum awal musim hujan 2019-2020 diprakirakan lebih lambat 1-2 dasarian (10-20 hari)," bebernya kepada media saat ditemui di kantornya, Rabu (21/8/2019).

Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa, saat menunjukkan citra radar prakiraan musim hujan yang terjadi di DIY kepada media di kantornya, Rabu (21/8/2019)
Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa, saat menunjukkan citra radar prakiraan musim hujan yang terjadi di DIY kepada media di kantornya, Rabu (21/8/2019) (Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho)

Hal ini disebabkan pada Agustus hingga Oktober 2019 suhu muka air laut di perairan selatan Jawa masih menunjukkan negatif (dingin).

Suhu muka air laut negatif ini menghambat penguapan air laut yang membentuk awan-awan hujan.

Sedangkan suhu muka air laut mulai netral dan menghangat pada bulan November dan bulan selanjutnya.

"November 2019 mulai (suhu dingin) meluruh artinya suhu mulai menuju netral dan menghangat. Di Desember 2019 sudah menunjukkan tanda kemerah-merahan yang artinya suhu permukaan laut menghangat dan pembentukan awan hujan mulai banyak begitu juga bulan Desember dan Januari 2020," bebernya.

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati BMKG DIY, Reni Kraningtyas
Kepala Stasiun Klimatologi Mlati BMKG DIY, Reni Kraningtyas (Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan)

Dengan adanya prakiraan musim hujan akan mulai memasuki wilayah DIY di bulan November, Reni berharap masyarakat untuk terus waspada terhadap adanya dampak negatif yang terjadi saat musim hujan.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved