Bisnis

API Dorong Pengusaha Manfaatkan Situasi Perang Dagang

Industri tekstil nasional mengalami pertumbuhan yang signifikan pada triwulan pertama 2019 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

API Dorong Pengusaha Manfaatkan Situasi Perang Dagang
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Suasana seminar 'Cotton USA dalam Kain dan Pakaian Batik' yang diselenggarakan oleh CCI dan API, Rabu (21/8/2019) di Hyatt Regency. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelaku usaha tekstil menganggap, situasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China tidak memberikan dampak negatif yang siginifikan terhadap pertumbuhan industri tersebut.

Alih-alih terperosok, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mengklaim bahwa industri tersebut tumbuh positif selama triwulan pertama 2019.

Wakil Ketua BPP API, Liliek Setiawan mengatakan, industri tekstil nasional mengalami pertumbuhan yang signifikan pada triwulan pertama 2019 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Tidak tanggung-tanggung, kenaikan ekspor mencapai sekitar US$ 1 miliar.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Hingga akhir tahun, pihaknya menargetkan volume ekspor tekstil akan bisa mencapai di kisaran angka US$ 4-5 miliar.

"Jadi kalau dikatakan apakah kita berdampak negatif saya rasa tidak, tapi apakah perang dagang memberi dampak secara positif mungkin bisa tapi seberapa besarnya kita belum kaji," kata Liliek saat ditemui Tribunjogja.com di sela seminar 'Cotton USA dalam Kain dan Pakaian Batik' Rabu (21/8/2019) di Hyatt Regency.

Untuk itu pihaknya mendorong pelaku usaha di sektor riil untuk mau mengambil peluang dari situasi perang dagang.

API meminta pelaku usaha tekstil mau memanfaatkan bahan-bahan yang ditawarkan oleh Cotton USA.

Pasalnya, lewat strategi tersebut diharapkan semakin banyak merek-merek besar luar negeri yang tertarik.

"Peluangnya ada, karena di Jawa Tengah, Solo, dan Jogja kan industri batiknya cukup terkenal. Makanya kita harapkan industri UMKM bisa mengerti tentang peluang itu," imbuhnya.

Pewarna Tekstil Alami Melimpah Namun Belum Dimanfaatkan

Halaman
12
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved