Gunungkidul

Tolak Aktivitas Tambang di Gujnungkidul, Warga Desa Tancep Lapor Kodim

Ratusan warga Padukuhan Sumberan, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen tandatangani surat pernyataan tidak setuju daerahnya dijadikan tempat tambang ilegal.

Tolak Aktivitas Tambang di Gujnungkidul, Warga Desa Tancep Lapor Kodim
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Kades Tancep, Sunardi saat menunjukan surat ditandatangani warga yang berisi penolakan terhadap aktivitas tambang, Senin (19/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ratusan warga Padukuhan Sumberan, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen tandatangani surat pernyataan tidak setuju daerahnya dijadikan tempat tambang ilegal.

Kepala Desa Tancep, Sunardi menyampaikan surat yang telah ditandatangani masyarakat kepada Kodim 0730 Gunungkidul.

Sunardi mengatakan, sejak sebelum dirinya menjabat menjadi kepala desa, aktivitas tambang memang sudah berjalan.

Saat itu dirinya belum paham benar bagaimana prosedur dalam melakukan penambangan.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Lalu seiring berjalannya waktu kami pelajari dan secara resmi kami sudah melayangkan surat teguran. Surat teguran tersebut agar para penambang agar segera melakukan perizinan," katanya saat ditemui Tribunjogja.com di Kodim 0730 Gunungkidul, Senin (19/8/2019).

Ia mengatakan, mayoritas warganya menolak keberadaan adanya aktivitas tambang di daerahnya.

Pada Kamis lalu, pihaknya diberikan surat berisi tandatangan warga maupun karang taruna yang menolak aktivitas tambang.

"Kewenangan kami hanya melakukan teguran tidak sampai pada penutupan tambang. Warga juga merasakan dampak negatif dari adanya aktivitas tambang batu yaitu akses jalan rusak, selain itu saat musim hujan jalan jadi licin karena tanah yang tercecer di jalanan," ungkapnya.

Sedangkan camat Ngawen, Slamet Winarno menuturkan, di wilayahnya beberapa lokasi memang diperbolehkan ditambang.

Kodim Gunungkidul Tutup Tambang Batu Ilegal Bahayakan Warga Sekitar

Halaman
123
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved